Ia menilai keberhasilan satu negara tidak harus dipandang sebagai ancaman bagi negara lainnya. Sebaliknya, kemajuan sebuah negara dapat menjadi peluang untuk menciptakan kerja sama yang lebih luas dan saling menguntungkan.
Xi turut menegaskan bahwa hubungan bilateral yang stabil antara China dan AS tidak hanya penting bagi kedua negara, tetapi juga membawa dampak positif bagi perdamaian dan stabilitas dunia secara keseluruhan.
Pernyataan Xi Jinping ini muncul di tengah perhatian global terhadap hubungan China dan Amerika Serikat yang selama beberapa tahun terakhir kerap diwarnai persaingan ekonomi, teknologi, hingga geopolitik. ***
Artikel Terkait
Jakarta Masih Jadi Ibu Kota! Pramono Tegaskan Status DKI Belum Berubah Sampai Ada Keppres
Arab Saudi Diam-Diam Serang Iran? Operasi Udara Rahasia Terungkap
Bantuan TKM Pemula 2026 Resmi Dibuka, Kemnaker Siapkan Dana untuk Calon Wirausaha
Hampir 200 Ribu Anak Indonesia Terpapar Judi Online, Pemerintah Sebut Situasi Sudah Darurat
Final LCC Empat Pilar MPR RI Kalbar Diulang, SMAN 1 Pontianak Pilih Mundur