Final LCC Empat Pilar MPR RI Kalbar Diulang, SMAN 1 Pontianak Pilih Mundur

Photo Author
Cristina Jeany Malonda, Insibernews
- Kamis, 14 Mei 2026 | 18:08 WIB
Final LCC Empat Pilar MPR RI Kalbar Diulang, SMAN 1 Pontianak Pilih Mundur (Istimewa)
Final LCC Empat Pilar MPR RI Kalbar Diulang, SMAN 1 Pontianak Pilih Mundur (Istimewa)

INSIBERNEWS - Keputusan Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR) untuk mengulang final Lomba Cerdas Cermat (LCC) Empat Pilar tingkat Kalimantan Barat memicu perhatian publik.

Pengulangan lomba dilakukan setelah muncul polemik penilaian juri yang dinilai tidak konsisten terhadap dua kelompok peserta yang sama-sama memberikan jawaban keliru.

Ketua MPR RI, Ahmad Muzani, menyampaikan bahwa babak final LCC Empat Pilar Kalbar akan kembali digelar dalam waktu dekat. Menurutnya, keputusan tersebut diambil demi menjaga kredibilitas lomba sekaligus memastikan proses penilaian berlangsung adil dan transparan.

Baca Juga: Hampir 200 Ribu Anak Indonesia Terpapar Judi Online, Pemerintah Sebut Situasi Sudah Darurat

“Kami memutuskan bahwa final LCC tingkat Kalimantan Barat akan diulang secepatnya,” ujar Muzani di Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta, Rabu (13/5/2026).

Untuk menghindari polemik serupa, MPR juga akan menghadirkan juri independen dari kalangan akademisi. Langkah ini dilakukan agar penilaian lebih objektif dan tidak menimbulkan perdebatan di kalangan peserta maupun publik.

Tak hanya itu, pimpinan MPR disebut akan mengawasi langsung jalannya perlombaan mulai awal hingga akhir. Muzani menegaskan bahwa evaluasi ini menjadi bagian penting dalam menjaga kualitas kompetisi nasional yang membawa nama pendidikan karakter dan demokrasi.

Baca Juga: Arab Saudi Diam-Diam Serang Iran? Operasi Udara Rahasia Terungkap

Di sisi lain, MPR turut mengapresiasi para peserta yang berani menyampaikan keberatan secara terbuka. Menurut Muzani, sikap tersebut merupakan bentuk pembelajaran demokrasi yang baik bagi generasi muda.

“Kami menghargai peserta yang menggunakan haknya untuk menyampaikan pandangan dan protes secara terbuka,” katanya.

Namun, keputusan pengulangan lomba ternyata tidak diterima semua pihak. SMAN 1 Pontianak sebagai salah satu peserta yang sebelumnya mempertanyakan hasil penilaian, justru memilih tidak ikut dalam pelaksanaan ulang final tersebut.

Baca Juga: Mobil MBG Tabrak Pedagang di Bekasi Timur, Penjual Tahu Krispi Meninggal Dunia

Melalui pernyataan resmi yang diunggah di akun Instagram sekolah pada Kamis (14/5/2026), pihak sekolah menegaskan bahwa mereka tidak akan terlibat dalam pertandingan ulang yang diselenggarakan MPR RI.

Pernyataan itu ditandatangani langsung oleh Kepala SMAN 1 Pontianak, Indang Maryati. Dalam keterangannya, sekolah menegaskan bahwa langkah yang mereka ambil bukan untuk menjatuhkan kredibilitas lembaga maupun penyelenggara lomba.

Halaman:

Editor: Cristina Jeany Malonda

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X