Mereka meneliti 70 kasus keracunan yang dilaporkan sepanjang Januari hingga September 2025, yang berdampak pada lebih dari 5.900 penerima program MBG di berbagai wilayah Indonesia.
Nanik menegaskan, investigasi ini bukan hanya mencari kesalahan, tetapi memperbaiki sistem.
“Pendekatan multidisiplin ini penting agar akar masalah dapat diungkap secara menyeluruh,” tukasnya.***
Artikel Terkait
Update soal Kampung Haji Indonesia di Makkah hingga Upaya pemerintah Pangkas Biaya dan Waktu Menunggu Haji
Spekulasi Publik soal Kursi Kosong Pelatih Timnas Indonesia, Rumor Van Gaal hingga Respon Timur Kapadze
Geger! Tuduhan Skandal Lee Yi Kyung Ternyata Hanya Rekayasa AI, Pelaku Akui Semua Hanyalah Prank
Didepak dari Kursi Pelatih, Begini Curhatan Alex Pastoor Bongkar 3 Poin Gagalnya Proyek PSSI di era Kluivert
Menko AHY Buka Suara soal Proyek Whoosh Rute Surabaya di Tengah Polemik Utang yang Memanas