Sementara itu, Presiden Trump dalam konferensi pers di Washington menyebut kesepakatan ini sebagai “langkah bersejarah menuju perdamaian abadi di Timur Tengah.”
Ia menegaskan bahwa tahap awal gencatan senjata akan fokus pada penghentian total serangan udara dan darat, disertai proses verifikasi kemanusiaan untuk memastikan bantuan bisa masuk ke Gaza secara aman.
Banyak pihak menilai, jika kesepakatan ini benar-benar dijalankan, maka peluang untuk membuka dialog damai yang lebih luas antara Israel dan Palestina bisa kembali terbuka.
Dunia kini menunggu langkah nyata dari kedua pihak untuk membuktikan bahwa perdamaian bukan lagi sekadar wacana diplomatik, melainkan harapan yang perlahan menjadi nyata.***
Artikel Terkait
SPBU Swasta Alami Kelangkaan BBM, Pertamina Tegaskan Tak Cari Untung dari Situasi Ini
Kasus Keracunan Program MBG, Kemenkes dan BGN Perkuat Pengawasan Hingga ke Sekolah
Spotify Kini Terintegrasi di ChatGPT, Dengar Musik dan Podcast Cukup Lewat Percakapan
realme 15 Pro Game of Thrones Edition Hadir di Indonesia, Ponsel Megah dengan Sentuhan Dunia Westeros
El Rumi dan Syifa Hadju Siap Menikah, Ahmad Dhani Bocorkan Konsep 'Royal Javanese'
Prabowo Tambah Kursi Wamendagri, Akhmad Wiyagus Resmi Lengkapi Trio di Kemendagri
Kalah dari Arab Saudi 2-3 dalam Kualifikasi Piala Dunia 2026, Timnas Indonesia Masih Punya Peluang Lolos
BRI Raih Penghargaan Indeks Tempo-IDN Financials 52 Berkat Fundamental Solid
Heboh! Ledakan Misterius di Tangsel: Kaca Bangunan Farmasi Pecah, Polisi Masih Selidiki TKP
Indonesia Dapat Tambahan 12 Persen Saham Freeport Tanpa Biaya, Hasil Negosiasi Panjang Pemerintah dan AS