INSIBERNEWS - Kabar mengejutkan datang dari Ciampea, Bogor, yang menyisakan duka mendalam serta keprihatinan di tengah masyarakat.
Dua pria lanjut usia, yang seharusnya menjadi panutan dan pelindung, justru diduga terlibat dalam tindak pidana pencabulan terhadap dua anak perempuan yang masih sangat belia.
Kasus ini sontak menjadi perhatian publik, mengingatkan akan pentingnya kewaspadaan dalam menjaga anak-anak dari ancaman kejahatan seksual.
Baca Juga: Inggris Resmi Akui Palestina dan Ubah Peta di Tepi Barat Gaza, Israel Meradang!
Para pelaku, yang diidentifikasi dengan inisial WS (65) dan MR (68), kini telah diamankan oleh pihak kepolisian. Mereka dituduh melakukan perbuatan keji terhadap dua bocah perempuan berusia delapan dan sembilan tahun.
Penangkapan kedua kakek ini merupakan hasil kerja keras jajaran Polres Bogor dalam menindaklanjuti laporan yang masuk, demi memberikan keadilan bagi para korban.
"Jajaran Polres Bogor berhasil mengamankan dua orang pria lanjut usia yang diduga melakukan tindak pidana pencabulan terhadap anak di bawah umur," terang Kabid Humas Polda Jabar, Kombes Hendra Rochmawan, dalam keterangan resminya pada Minggu (21/9), menegaskan keseriusan pihak berwajib dalam menangani kasus ini.
Baca Juga: Kebakaran Hebat di Cilincing, 15 Rumah Semi Permanen Hangus Terbakar
Peristiwa pilu ini terkuak setelah insiden yang terjadi pada Juli 2025 lalu. Kala itu, kedua korban sedang asyik bermain di sebuah kebun, menikmati masa kanak-kanak mereka yang seharusnya penuh keceriaan.
Namun, kebahagiaan itu seketika terenggut ketika kedua pelaku, WS dan MR, datang menghampiri dan mulai melancarkan bujuk rayu.
Dengan modus operandi yang licik, kedua pelaku mengajak para korban untuk masuk ke dalam sebuah saung, sebuah bangunan semi permanen yang tersembunyi.
Mereka mengiming-imingi uang sebesar Rp 5 ribu, sebuah jumlah yang mungkin terasa besar bagi anak-anak kecil, sebagai pancingan agar korban mau mengikuti keinginan bejat mereka.
Baca Juga: Menkeu Purbaya Ingatkan Pemerintah Soal Dampak Kenaikan Cukai Rokok: Jangan Korbankan Pekerja
Beruntung, keberanian kedua korban patut diacungi jempol. Meskipun masih sangat muda dan mungkin tertekan, mereka berhasil mengumpulkan keberanian untuk menceritakan pengalaman pahit yang menimpa mereka kepada orang tua. Laporan dari para korban kepada keluarga menjadi titik terang awal terungkapnya kasus ini.
Artikel Terkait
Bagikan 330 Ribu Smart TV ke Sekolah, Prabowo Dorong Pemerataan Akses Pembelajaran Digital hingga Pelosok
Hasan Nasbi Resmi Jadi Komisaris Pertamina, Lengkapi Perjalanan Karier dari Istana ke BUMN Energi
Tampang Briptu Rizka Sintiyani, Pelaku Pembunuhan Polisi di Lombok Barat
Sulthon Kamil Buka Suara Soal Tudingan Pelecehan, Tegaskan Semua Tak Benar
Sepak Bola Inggris Berduka, Mantan Pelatih Liverpool Women Matt Beard Meninggal Dunia
Menkeu Purbaya Ingatkan Pemerintah Soal Dampak Kenaikan Cukai Rokok: Jangan Korbankan Pekerja
Kebakaran Hebat di Cilincing, 15 Rumah Semi Permanen Hangus Terbakar
TNI Akan Latih Driver Ojek Online Jadi Penolong Pertama di Jalanan
Ganjil Genap Jakarta Kembali Berlaku Hari Ini, Pelanggar Terancam Denda Rp500 Ribu
Inggris Resmi Akui Palestina dan Ubah Peta di Tepi Barat Gaza, Israel Meradang!