INSIBERNEWS - Aksi tidak bermoral anggota brimob yang menindas seorang driver ojol online, Affan Kurniawan (21) menggunakan mobil rantis brimob telah membuat masyarkat Indonesia marah terhadap aparat penegak hukum Indonesia, polisi.
Insiden tragis ini terjadi pada saat anggota polisi hendak mengamankan massa menggunakan mobil taktis baraccuda brimob di Pejompongan, Jakarta Pusat sekitar pukul 19.25 WIB, Kamis (28/9/2025).
Pada saat mobil taktis menabrak Affan, mobil yang dikendarai oleh anggota polisi itu tetap lanjut melindas Affan dan kabur meninggal tempat kejadian yang kemudain disusl oleh beberapa ojek online yang lain.
Baca Juga: Imbas Demo di DPR, KRL Serpong–Rangkasbitung Tak Bisa Berangkat dari Tanah Abang
Sementara itu Affan langsung dibawa ke rumah sakit Pelni yang tak lama kemudian dinyatakan meninggal dunia lalu dipindahkan ke Rumah Sakit Cipto Mangun Kusumo.
Affan Kurniawan Driver Ojol Yang Dilindas Mobil Briomob Merupakan Tulang Punggung Keluarga
Baca Juga: Ridwan Kamil Jalani Pemeriksaan Tambahan di Bareskrim Terkait Laporan Pencemaran Nama Baik
Diketahui Affan Kurniawan korban tewas yang dilindas mobil taktis brimob lahir pada tahun 2004, Ia dikenal sebagai tulang punggung keluarga.
Hari-harinya Affa habiskan untuk bekerja sebagai supir ojek online agar bisa menafkahi hidupnya dan anggota keluarganya.
"Dia tulang punggung keluarga, diandalkan ibunya banget," kata Muri pemilik kontrakan tempat Affan tinggal.
Baca Juga: Intip 5 Makanan yang Bisa Bikin Bayi Gendut di Dalam Kandungan
Affan tinggal disebuah kontrakan kecil berukuran 3 x 11 meter dengan tujuh orang anggota keluarga, dua orang tua serta abang dan adiknya.
Adiknya yang merupakan perempuan masih menempuh pendidikan SMP, sementara abangnya bekerja sebagai ojek online juga, dan kedua orang tuanya bekerja serabutan.
Kejadian yang menimpa Affan ini telah membuat warga Indonesia sakit serta marah terhadap keganasan aparat hukum yang bertindak secara brutal dalam mengamankan para pendemo.
Artikel Terkait
Prabowo Hapus Bonus Komisaris BUMN, Tegaskan Tata Kelola Harus Pro Rakyat
Ridwan Kamil Jalani Pemeriksaan Tambahan di Bareskrim Terkait Laporan Pencemaran Nama Baik
Guru Ngaji Bejat Cabuli Belasan Santriwati di Cianjur, Modus Pengobatan Jadi Kedok!
Imbas Demo di DPR, KRL Serpong–Rangkasbitung Tak Bisa Berangkat dari Tanah Abang
Ojol Tewas Tertabrak Barakuda di Tengah Demo, Rekan-Rekan Bergerak ke RSCM