Uni Eropa menuding beberapa sektor industri China melakukan praktik perdagangan tidak adil, sementara China merasa dihalangi dalam upayanya memperluas ekspor ke negara-negara Eropa.
Baca Juga: Presiden RI Prabowo Subianto Dapat Sambutan Khusus di Debut KTT BRICS
Langkah-langkah pembalasan seperti ini dikhawatirkan bisa memicu efek domino di sektor lain. Banyak pengamat ekonomi menyerukan agar kedua belah pihak segera duduk bersama dalam dialog terbuka untuk menghindari perang dagang skala besar yang bisa merugikan banyak pihak di tengah pemulihan ekonomi global yang masih rapuh.
Artikel Terkait
Roblox Merajalela: Dari Game Anak Jadi Ladang Cuan dan Kreativitas Digital
Miris! Kakek Gugat Cucu Kelas 5 SD Hanya Karena Tanah Warisan
Kashmir dalam Api: Sejarah Panjang Konflik India dan Pakistan
BRIvolution Tahap 1 Resmi Diluncurkan, BRI Tegaskan Komitmen Transformasi
Optimisme Pasar, Analis Kompak Rekomendasikan Saham BBRI
Presiden RI Prabowo Subianto Dapat Sambutan Khusus di Debut KTT BRICS
Gegara Terbakar Cemburu, Polisi NTB Brigadir Nurhadi Tewas Dibunuh Atasannya
Kembali Erupsi Dahsyat, Kolom Abu Gunung Lewotobi Laki-laki Capai 19 Ribu Meter
TRAGIS! Jasad Wanita Tanpa Busana Ditemukan di Sungai Citarum, Terungkap Ditinggal Sopir Sendiri Setelah Dirampok
Pemerintah Perkuat Kerja Sama dan Dorong Anggota BRICS Serap Produk Indonesia