“Saya meminta maaf kepada seluruh pihak atas kegaduhan ini,” ucapnya menutup penjelasan.
Kasus ini menambah panjang deretan isu soal transparansi dan integritas dalam proses penerimaan murid baru. Banyak warganet menilai bahwa sistem SPMB yang seharusnya bebas dari titipan dan campur tangan pejabat harus benar-benar dijaga kredibilitasnya demi keadilan bagi seluruh calon siswa.
Artikel Terkait
Demi Latih AI, Jutaan Buku Dirusak: Inovasi atau Eksploitasi?
Sadis! Menjadi Korban Bully Pelajar Asal Bandung Ini diseret, dipukul, Lalu diceburkan ke Sumur!
Darah Biru Kepiting Tapal Kuda Jadi Kunci Uji Vaksin, Harganya Capai Ratusan Juta per Liter!
Tren Sepatu Bot di Korea: Dari Kebutuhan Musim Hujan ke Item Fashion!
BRI Berdayakan UMKM Kopi Asal Toraja Ini hingga Bisa Ekspor dan Jadi Pemasok Coffee Shop di 5 Negara
Selamat! Musisi Nadin Amizah Resmi Dilamar Faishal Tanjung, Vidi Aldiano dan Sheila Dara: Lamaran Adik-adik Tersayang
Segera Diumumkan 2 Juli, Menteri ESDM Bahlil Lahadalia Siap Legalkan Sumur Minyak Rakyat
Menteri Karding Klarifikasi Soal Pernyataan Kontrovesial WNI Cari Kerja di Luar Negeri
Soroti Kondisi Wajah Jokowi, Begini Komentar Richard Lee sang Dokter Kecantikan
Richard Lee Buka Suara Soal Dugaan Jokowi Alami Stevens Johnson Syndrome