INSIBERNEWS - Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung Wibowo menunjukkan teladan nyata dalam mendukung kebijakan transportasi ramah lingkungan dan efisien.
Sesuai dengan Instruksi Gubernur (Ingub) Nomor 6 Tahun 2025 yang mengatur penggunaan transportasi umum bagi pejabat Pemprov DKI setiap Rabu, Pramono memilih naik bus Transjakarta dari rumah dinasnya menuju acara resmi pertamanya pagi ini di Hotel Balairung, Matraman, Jakarta Timur.
Baca Juga: Mengenal Kecerdasan Eksistensial Si Filosofis: Ketika Hidup Jadi Pertanyaan Besar
Tepat pukul 07.50 WIB, Pramono tampak berjalan kaki dari rumah dinas menuju Halte Taman Suropati. Mengenakan seragam dinas putih dan celana gelap, ia tampak santai menunggu bus listrik rute 4C yang akan membawanya ke Halte Carolus.
Di halte tersebut, ia melanjutkan perjalanan dengan bus rute 5M menuju Halte Matraman. Sekitar pukul 08.40 WIB, Pramono turun di halte dan melanjutkan perjalanan dengan berjalan kaki ke lokasi acara Musyawarah Pimpinan Wilayah Aisyiyah DKI Jakarta.
Baca Juga: RI Bikin Satgas Nasional AI, Pemerintah Siap Tancap Gas Hadapi Disrupsi Teknologi
Perjalanan pagi itu bukan hanya soal berpindah dari satu titik ke titik lain, melainkan juga bentuk komitmen Gubernur terhadap pembangunan ekosistem transportasi publik yang ramah lingkungan dan terjangkau bagi masyarakat.
Saat berbincang santai dengan penumpang lainnya, Pramono mengaku senang menggunakan Transjakarta, bahkan sempat mengobrol dengan seorang penumpang yang memanfaatkan fasilitas gratis dari pemerintah.
“Naik Transjakarta menyenangkan, apalagi tadi sempat ngobrol dengan bapak-bapak yang bilang dia dapat fasilitas gratis. Ini bentuk nyata keberpihakan kita,” ujarnya.
Baca Juga: Jokowi Turun Gunung, Laporkan Isu Ijazah Palsu ke Polda Metro
Meski puas dengan pelayanan dan kondisi armada Transjakarta saat ini, Pramono juga mengakui bahwa masih ada pekerjaan rumah dalam hal konektivitas antarmoda.
Ia menyebut integrasi antarjalur dan kenyamanan akses dari dan ke halte masih harus ditingkatkan agar masyarakat semakin terdorong meninggalkan kendaraan pribadi.
“Transportasi umum kita udah bagus, tinggal disempurnakan konektivitasnya. Itu PR kita bersama,” kata Pramono.
Baca Juga: Jangan Takut Tarif AS, China Ajak Negara Lain Lawan Tekanan Dagang
Artikel Terkait
Erick Thohir Ogah Jadi Ketum PSSI Seumur Hidup: Organisasi Butuh Penyegaran
Pelaku Pembunuhan Bocah 4 Tahun yang Tewas Terbakar Akhirnya Ditangkap di Tasikmalaya
Hindari Macet di Hari Buruh, 39 KA Jarak Jauh Singgah di Stasiun Jatinegara
Bantuan Hibah Sapi Diselewengkan, Kementan Gandeng Polri Tuntaskan Penyimpangan
Hakim Heru Hanindyo Ngaku Tak Terima Suap, Sebut Namanya Dijual Hakim Lain Demi Vonis Bebas Ronald Tannur
Viral Konten, Hemat Miliaran: Dedi Mulyadi Jawab Sindiran 'Gubernur Konten' dari Kaltim
Jangan Takut Tarif AS, China Ajak Negara Lain Lawan Tekanan Dagang
Jokowi Turun Gunung, Laporkan Isu Ijazah Palsu ke Polda Metro
RI Bikin Satgas Nasional AI, Pemerintah Siap Tancap Gas Hadapi Disrupsi Teknologi
Mengenal Kecerdasan Eksistensial Si Filosofis: Ketika Hidup Jadi Pertanyaan Besar