Waspada Oknum Nakal, Prabowo Minta Aparat dan Kepala Daerah Melek Awasi Dapur Makan Bergizi

Photo Author
- Jumat, 10 Juli 2026 | 15:53 WIB
Menyoroti program MBG  (Dok. BGN)
Menyoroti program MBG (Dok. BGN)

INSIBERNEWS - Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, menegaskan komitmen pemerintah untuk terus menjalankan program Makan Bergizi Gratis (MBG).

Ketegasan ini ia sampaikan secara langsung di hadapan publik saat acara peresmian Bendungan Meninting di wilayah Lombok Barat, Nusa Tenggara Barat (NTB), pada Jumat (10/7/2026).

Meskipun program ini menjadi ujung tombak untuk memperbaiki gizi anak bangsa, Kepala Negara tidak menutup mata terhadap celah penyelewengan di lapangan.

Prabowo secara terbuka menyoroti potensi masuknya pihak-pihak tidak bertanggung jawab yang sengaja ingin menggerogoti dan mencuri anggaran operasional program tersebut.

Baca Juga: Kena OTT KPK, Bupati Sukoharjo Etik Suryani Kepergok Simpan Emas dan Uang Miliaran Rupiah

"MBG kita teruskan! Tapi kita mengerti dan kita sadar banyak juga yang nyusup ke tubuhnya MBG untuk jadi maling di situ,"

Guna mengantisipasi kebocoran dana, Prabowo menginstruksikan seluruh jajaran pimpinan daerah, mulai dari tingkat gubernur hingga level kepala desa, untuk rutin memantau kondisi dapur umum MBG.

Apabila ditemukan kejanggalan atau kecurangan, mereka diminta tidak ragu untuk melapor ke Badan Gizi Nasional (BGN) atau mengadu langsung kepadanya melalui media sosial.

"Maka saya minta gubernur, bupati, camat, kepala desa boleh memeriksa semua dapur MBG, saudara periksa. Laporkan ke Kepala BGN, kalau perlu lapor langsung ke saya. Gampang, ngomong di TikTok langsung aku kirim tim untuk selesaikan,"

Baca Juga: Wakil Bupati Sukoharjo Buka Suara Usai Etik Suryani Terjaring OTT KPK, Minta Masyarakat Beri Dukungan

Tidak hanya aparatur sipil, Presiden juga memerintahkan jajaran keamanan dari unsur TNI dan Polri untuk turut mengawal ketat jalannya program gizi massal ini.

Namun, ia mengingatkan para komandan di lapangan agar wewenang inspeksi ini benar-benar ditujukan untuk mengamankan hak rakyat, bukan dijadikan kedok untuk memeras penyelenggara dapur umum.

"Dandim, Kapolres, Kapolsek silakan periksa, periksa, periksa yang artinya baik. Jangan manggil-manggil mau ngerjain, jangan. Saya sudah lama jadi orang Indonesia. Manggil-manggil minta setoran,".***

Editor: Varin Vaprilia Caroline

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X