INSIBERNEWS - Insiden tragis melanda kawasan industri di Kota Jinjiang, Provinsi Fujian, Tiongkok timur, setelah sebuah pabrik sepatu terbakar hebat pada Kamis (9/7/2026). Kebakaran besar tersebut memakan puluhan korban jiwa, dengan setidaknya 28 orang pekerja dipastikan meninggal dunia akibat terjebak di dalam bangunan yang dilalap api.
Merujuk pada laporan kantor berita Xinhua pada Jumat (10/7/2026), Departemen Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kota Quanzhou menyebutkan bahwa kobaran api mulai menyala sekitar pukul 12.04 waktu setempat.
Pusat kebakaran berada di fasilitas produksi Huiteng Shoes Co., Ltd., yang memicu pengerahan darurat lebih dari 500 personel pemadam untuk menaklukkan api sekaligus mengevakuasi para karyawan.
Baca Juga: Isu Pesugihan Gunung Kawi Seret Nama Sarwendah, Ruben Onsu Pilih Fokus Urusan Anak
Saat musibah itu berlangsung, aktivitas pabrik tengah berjalan normal dengan kehadiran 237 orang pekerja dan dua kurir pengiriman logistik di area bangunan.
Kerja keras regu penyelamat gabungan berhasil mengeluarkan 213 orang dengan selamat untuk segera dipindahkan menuju zona yang jauh dari jangkauan titik panas.
Meski demikian, tidak semua korban berhasil terselamatkan dari insiden nahas ini. Dua orang pekerja dinyatakan meninggal dunia setelah sempat mendapatkan penanganan medis intensif di rumah sakit terdekat, sementara 26 karyawan lainnya yang sebelumnya dilaporkan hilang kini telah dikonfirmasi tewas di antara reruntuhan puing pabrik.
Merespons jatuhnya banyak korban jiwa, aparat penegak hukum Tiongkok langsung bergerak cepat dengan mengamankan pemilik Huiteng Shoes beserta sejumlah staf manajemen yang dinilai paling bertanggung jawab atas operasional pabrik.
Untuk mempermudah proses penyelidikan dan mengamankan aset kompensasi, otoritas setempat juga telah membekukan seluruh rekening bank milik perusahaan tersebut.
Baca Juga: BRIN Temukan Cadangan Emas dan Mineral Raksasa di Papua, Prabowo: Masa Depan Cerah
Pemerintah Provinsi Fujian pun turun tangan dengan membentuk satuan tugas khusus untuk merespons tragedi ini secara menyeluruh.
Tim satgas tersebut ditugaskan untuk mengawal kelanjutan operasi penyelamatan, menyelidiki penyebab pasti kebakaran, mengurus santunan bagi keluarga korban, serta memastikan proses hukum berjalan transparan tanpa pandang bulu.
"Siapa pun yang terbukti lalai atau bersalah akan diproses sesuai hukum dan dijatuhi hukuman berat," tegas perwakilan otoritas keamanan setempat dalam keterangan resminya untuk menjamin tegaknya keadilan atas kelalaian fatal ini.***
Artikel Terkait
Wakil Bupati Sukoharjo Buka Suara Usai Etik Suryani Terjaring OTT KPK, Minta Masyarakat Beri Dukungan
IU dan Lee Jong Suk Resmi Putus Setelah Empat Tahun Pacaran, Agensi Beri Pernyataan
Jampidsus Febrie Adriansyah Pastikan Kasus Dugaan Korupsi MBG Terus Berjalan, Sebut Ada 47 Nama yang Masuk Radar Penyidik
Gencatan Senjata Terancam Batal, Netanyahu Beri Sinyal Operasi Militer Lanjutan Israel ke Iran
Isu Pesugihan Gunung Kawi Seret Nama Sarwendah, Ruben Onsu Pilih Fokus Urusan Anak