INSIBERNEWS - Mengundang kepanikan publik, seorang anak perempuan berusia 10 tahun di kawasan Cinere, Depok sempat dilaporkan hilang.
Kabar yang membuat geger warga ini ternyata hanya sebuah rekayasa dari seorang ibu yang tengah berjuang menyatukan kembali keluarganya.
Arlin, sosok ibu dari bocah tersebut, menjadi dalang di balik kebohongan kasus penculikan anak kandungnya sendiri, Adella.
Baca Juga: Viral! Aksi Protes 'Free Aceh, Papua, Maluku' di Sidang PBB Gegerkan Publik
Bukan bertujuan untuk menipu publik, terdapat satu alasan yang begitu menyayat hati mengapa Arlin melakukan hal tersebut: kerinduan seorang anak kepada sang ayah.
Sebelumnya pada Rabu, 23 April 2025, Arlin melaporkan bahwa putrinya menghilang setelah pulang sekolah. Laporan itu kemudian langsung ditanggapi serius oleh pihak kepolisian.
Tim dari Subdit Resmob Ditreskrimum Polda Metro Jaya dikerahkan untuk melakukan pencarian secara intensif.
Baca Juga: Mom! Kenali Ciri-Ciri Bayi Sungsang Saat Hamil, Ini Tandanya!
Sementara pihak sekolah ikut terlibat dalam proses pencarian dan menyebarkan informasi kehilangan.
Mencuatnya kabar hilangnya Adella pun membuat Media sosial ikut diramaikan dengan unggahan simpati, doa, dan kecemasan dari masyarakat.
Namun, semuanya berubah saat Adella ditemukan dalam kondisi selamat di sebuah rumah di kawasan Ciputat Baru.
Dari situlah, penyidik mulai mencium kejanggalan. Investigasi lebih lanjut membuka fakta yang mengejutkan.
Baca Juga: 5 Cara Jitu Atasi Radang Amandel Tanpa Operasi, Dijamin Ampuh
Tidak pernah ada penculikan. Semua hanyalah skenario yang dirancang Arlin sendiri.
Artikel Terkait
Memperingati Hari Bumi, Jakarta Bakal Padamkan Listrik Serentak Selama 1 Jam Malam ini
Kesalahan Makeup yang Sering Dilakukan dan Cara Menghindarinya
Mom! Kenali Ciri-Ciri Bayi Sungsang Saat Hamil, Ini Tandanya!
Real Madrid Tegaskan Tidak Akan Mundur dari Final Piala Raja Meski Protes terhadap Wasit
Miris! Penjual Gorengan di Jombang Dihantam Tagihan Listrik Rp12,7 Juta
Sadis! Santri di Kolut Disiram Pertalite dan Dibakar Seniornya, Korban Akhirnya Buka Suara