Makanya, Trump akhirnya memberi “kelonggaran”: selama 90 hari ke depan, tarif resiprokal akan diturunkan jadi hanya 10 persen. Ini kesempatan bagi negara-negara tersebut untuk menyelesaikan isu-isu krusial seperti hambatan perdagangan, manipulasi mata uang, hingga tarif non-moneter.
Baca Juga: Polisi Bongkar Sindikat Narkoba Vape, WN China Jadi Dalang Utama
Kesimpulan: Perang Dagang Ala Trump Masih Lanjut, Tapi Ada Ruang Negosiasi
Langkah Trump ini bisa dibilang kombinasi antara hard diplomacy dan deal-making strategy khas dirinya. Di satu sisi, dia kasih ruang untuk negosiasi dengan mayoritas negara.
Tapi di sisi lain, dia tetap ngotot keras ke China—negara yang dianggapnya paling merugikan dalam hubungan dagang global.
Perang dagang belum usai, tapi dunia punya waktu 90 hari untuk menyusun strategi baru. Dan untuk China, tekanan justru makin tinggi.
Artikel Terkait
Donald Trump Larang Pendanaan Perawatan Transgender, Perintah Eksekutif Terbaru Ini Bisa Ubah Segalanya!
Hakim AS Stop Sementara Pemotongan Dana Donald Trump! Akankah Bantuan Keuangan Federal Selamat?
Donald Trump Tawarkan Insentif Untuk 2 Juta Pegawai Federal Untuk Mengundurkan Diri, Apakah Ada Perintah Rahasia dari Elon Musk?
Donald Trump Klaim Militer AS Masuk ke California dan Hidupkan Air, Pejabat Pemerintah Negara Bagian Langsung Bantah!
Inspektur Jenderal USDA Ditendang Donald Trump, Tapi Menolak Pergi dan Bertahan di Kantor! Petugas Keamanan Turun Tangan!
Senator Hadapi Robert F. Kennedy Jr. dalam Sidang Konfirmasi Menteri Kesehatan Donald Trump: Vaksin, Aborsi, dan Kontroversi di Balik Pilihan Presiden
Donald Trump Ingin Membeli Greenland Lagi, Klaim 57.000 Warga Greenland Mau Bergabung dengan AS? Ditolak Mentah oleh Denmark dan Greenland
The Fed Pertahankan Suku Bunga, Menilai Ekonomi AS Masih Solid, Tetapi Donald Trump Desak Pemangkasan Jika Harga Minyak Turun!