Fredrik Logevall, seorang profesor sejarah dari Harvard sekaligus penulis buku JFK: Coming of Age in the American Century 1917-56, menyambut baik transparansi ini.
Namun, ia juga mengingatkan bahwa meskipun dokumen-dokumen ini menambah wawasan tentang periode tersebut, kemungkinan besar tidak akan ada pengungkapan dramatis yang benar-benar mengubah pemahaman sejarah tentang pembunuhan Kennedy.
Baca Juga: Imbas Perang Dagang AS-China, KEK Kendal Kebanjiran Pabrik Relokasi
Selain terkait JFK, dokumen yang dirilis juga mencakup analisis kebijakan luar negeri AS di awal 1960-an, termasuk strategi mereka menghadapi Fidel Castro.
Salah satu dokumen Departemen Pertahanan dari tahun 1963 menunjukkan bahwa meskipun Castro mendukung gerakan komunis di Amerika Latin, ia diyakini tidak akan mengambil langkah ekstrem yang bisa memicu perang langsung dengan AS.
Baca Juga: Zelensky Siap Serahkan Mineral Ke AS Meski ada Ketegangan dengan Trump
Dengan rilis ini, masyarakat kini memiliki kesempatan untuk melihat lebih dekat bagaimana AS menangani ketegangan global di era Perang Dingin, serta membuka kembali perdebatan tentang misteri terbesar dalam sejarah politik Amerika.
Artikel Terkait
Imbas Perang Dagang AS-China, KEK Kendal Kebanjiran Pabrik Relokasi
Zelensky Siap Serahkan Mineral Ke AS Meski ada Ketegangan dengan Trump
Zelenskyy Tekankan Pentingnya Dukungan AS dan Eropa Sang Negara Baltik Jadi Harapan Utama untuk Perdamaian Ukraina
Negara-Negara Arab Sepakat Bangun Kembali Gaza, Tolak Usulan AS Soal Relokasi Warga
Perang Dagang Memanas! China Balas AS dengan Tarif Baru Impor Sebesar 15 Persen!
Kapal Selam Nuklir Korea Utara Muncul ke Permukaan, Ancaman Baru bagi AS dan Sekutunya?
Menlu AS Stop 83 Persen Program USAID di Seluruh Dunia, Bantuan Kemanusiaan Terancam?
Ukraina Setuju Usulan AS untuk Gencatan Senjata 30 Hari dengan Rusia
AS dan Israel Bahas Pemindahan Warga Gaza ke Afrika, Namun Ditolak Negara-Negara Terkait
Serangan AS ke Yaman Tewaskan Puluhan Warga, Militer Yaman Bersumpah Balas Dendam