Ukraina Setuju Usulan AS untuk Gencatan Senjata 30 Hari dengan Rusia

Photo Author
- Kamis, 13 Maret 2025 | 19:20 WIB
Ukraina dan Rusia Saling Serang dengan Drone dan Rudal (Foto : Layanan Darurat Negara Ukraina)
Ukraina dan Rusia Saling Serang dengan Drone dan Rudal (Foto : Layanan Darurat Negara Ukraina)

INSIBERNEWS - Kyiv akhirnya menyetujui usulan Amerika Serikat (AS) untuk gencatan senjata sementara dengan Rusia setelah melakukan pembicaraan intensif di Arab Saudi.

Berdasarkan laporan saluran resmi Saudi, Al-Ekhbariya, diskusi selama sembilan jam antara delegasi AS dan Ukraina di Jeddah menghasilkan kesepakatan untuk gencatan senjata selama 30 hari, yang bisa diperpanjang. Selain itu, kedua belah pihak juga sepakat mengenai pertukaran tahanan antara Rusia dan Ukraina.

Baca Juga: Isu Sri Mulyani dan Airlangga Hartarto Mundur dari Kabinet, Ada Apa?

Langkah ini merupakan bagian dari upaya diplomatik yang dimediasi Arab Saudi untuk mencari solusi damai bagi konflik yang telah berlangsung lebih dari dua tahApa

Meski belum ada pernyataan resmi dari Rusia maupun Ukraina terkait hasil pembicaraan ini, Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky menyebut usulan Washington untuk gencatan senjata sebagai langkah positif.

Kyiv menilai adanya jeda dalam pertempuran bisa menjadi kesempatan untuk mengevaluasi strategi dan mempertimbangkan jalur diplomasi lebih lanjut.

Baca Juga: Menjelang Sidang Hasto, Sejumlah Anggota DPR PDIP Datangi Kediaman Megawati

Sebelumnya, pembicaraan antara AS dan Ukraina dimulai pada Selasa pagi di Jeddah. Delegasi dari kedua negara bertemu untuk membahas potensi kesepakatan damai antara Kyiv dan Moskow.

Washington diketahui berperan aktif dalam mendorong solusi diplomatik guna meredakan ketegangan yang terus meningkat.

Baca Juga: KPK Resmi Tetapkan Dirut BJB Jadi Tersangka Korupsi

Meski gencatan senjata ini dianggap sebagai perkembangan positif, banyak pihak masih meragukan apakah Rusia akan menerima kesepakatan tersebut.

Sejauh ini, Moskow belum memberikan tanggapan resmi, sementara pihak Ukraina tetap menegaskan bahwa mereka tidak akan berkompromi dengan kedaulatan dan integritas wilayahnya.

Baca Juga: Grab Pastikan Bonus THR Hanya untuk Driver Aktif dan Berkinerja Baik

Dengan adanya kesepakatan awal ini, dunia kini menanti respons Rusia serta kelanjutan dari proses diplomatik yang dimediasi Arab Saudi.

Halaman:

Editor: Varin Vaprilia Caroline

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X