INSIBERNEWS - Puluhan rumah di Kampung Teluk Angsan Lengkak, RT 4/RW 8, Kelurahan Bekasi Jaya, Kecamatan Bekasi Timur, Kota Bekasi, terendam banjir sejak Selasa (4/3/2025) dini hari.
Air naik begitu cepat hingga mencapai atap rumah warga, membuat banyak keluarga terpaksa mengungsi ke tempat yang lebih aman.
Banjir ini terjadi akibat luapan Sungai Cikeas dan Cileungsi yang mengirimkan air dalam jumlah besar ke kawasan permukiman.
Baca Juga: Edward Corne Terseret Kasus Dugaan Korupsi Pertamina, Data LHKPN Jadi Sorotan
Salah satu warga terdampak, Ano, mengatakan bahwa air mulai masuk ke rumahnya sekitar pukul 23.00 WIB, bersamaan dengan turunnya hujan. Namun, menurutnya, hujan di wilayah tersebut bukan penyebab utama banjir.
"Ini banjir kiriman dari Sungai Cikeas dan Cileungsi. Kalau cuma hujan lokal, walaupun tiga hari tiga malam, enggak akan sampai segini. Tapi kalau sudah ada kiriman air, pasti banjir besar," ujar Ano saat ditemui di lokasi.
Baca Juga: Tanggul Jebol di Bandung, Pemerintah Gerak Cepat Atasi Banjir
Ano yang sudah bertahun-tahun tinggal di daerah tersebut mengaku bahwa banjir kali ini merupakan yang terparah dibandingkan banjir sebelumnya. Ia membandingkan dengan banjir besar yang terjadi pada tahun 2020, namun ketinggian air saat ini jauh lebih tinggi.
"Tahun 2020 juga banjir, tapi kali ini lebih parah. Airnya lebih tinggi, sampai nutupin atap rumah," tambahnya.
Baca Juga: Kebakaran Besar Babat Habis Hutan di Jepang dalam 30 Tahun, Ribuan Warga Mengungsi
Akibat banjir yang begitu cepat dan besar, banyak warga tidak sempat menyelamatkan barang-barang mereka. Beberapa hanya bisa membawa pakaian dan dokumen penting sebelum meninggalkan rumah.
Sementara itu, warga yang masih bertahan di lantai dua rumahnya harus menunggu bantuan datang, karena akses keluar semakin sulit akibat genangan air yang terus bertambah.
Baca Juga: Samsung Galaxy A06: Spesifikasi Lengkap dan Harga Terbaru, HP Murah dengan Keamanan Knox Vault!
Hingga saat ini, petugas gabungan dari BPBD, TNI, dan relawan masih melakukan evakuasi warga yang terdampak. Sementara itu, pemerintah setempat juga tengah menyiapkan posko darurat dan bantuan logistik bagi warga yang mengungsi.
Artikel Terkait
Sungai Ciliwung Meluap, Bendung Katulampa Sempat Siaga 1 Akibat Hujan Deras di Puncak
KPK Absen di Sidang Praperadilan Hasto, Hakim Tunda Persidangan
Pembalap Muda Bertalenta, BRI Beri Dukungan untuk Mario Aji di Ajang Moto2
Sejumlah Menteri Berkumpul di Istana Upayakan Solusi untuk Eks Karyawan Sritex yang Terkena PHK Agar Bisa Kerja Kembali
Harta Kekayaan Riva Siahaan Direktur Utama PT Pertamina Patra Niaga, Salah Satu Tersangka Dugaan Korupsi
Maya Kusuma Jadi Tersangka Baru di Kasus Dugaan Korupsi Pertamina, Berikut Laporan Harta Kekayaannya
BRI Perluas Layanan Wealth Management dengan Hadirkan Private Signature Outlet di Surabaya
Kebakaran Besar Babat Habis Hutan di Jepang dalam 30 Tahun, Ribuan Warga Mengungsi
Tanggul Jebol di Bandung, Pemerintah Gerak Cepat Atasi Banjir
Edward Corne Terseret Kasus Dugaan Korupsi Pertamina, Data LHKPN Jadi Sorotan