INSIBERNEWS – Sidang praperadilan yang diajukan Sekretaris Jenderal PDI Perjuangan, Hasto Kristiyanto, di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan (PN Jaksel) pada Senin (3/3/2025) terpaksa ditunda.
Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) sebagai pihak termohon tidak hadir dalam persidangan yang seharusnya digelar pukul 09.30 WIB.
Hingga pukul 10.00 WIB, tak satu pun perwakilan KPK terlihat menempati lima kursi yang telah disediakan di ruang sidang.
Baca Juga: Tiket Kereta Lebaran 2025 Laris Manis, KAI Siapkan Jutaan Kursi untuk Pemudik
Sementara itu, tim kuasa hukum Hasto yang dipimpin Ronny Talapessy hadir lengkap dan siap mengikuti jalannya sidang.
Namun, tanpa kehadiran KPK, hakim tunggal Afrizal Hadi memutuskan untuk menunda sidang hingga waktu yang ditentukan kemudian.
Baca Juga: Sungai Ciliwung Meluap, Bendung Katulampa Sempat Siaga 1 Akibat Hujan Deras di Puncak
Dikonfirmasi secara terpisah, juru bicara KPK, Tessa Mahardhika, menjelaskan bahwa ketidakhadiran mereka dalam persidangan dikarenakan masih mempersiapkan materi dan melakukan koordinasi internal.
"Kami telah mengajukan permohonan kepada hakim untuk menunda sidang praperadilan tersangka HK, karena KPK masih dalam tahap koordinasi dan penyusunan materi yang diperlukan," ujar Tessa.
Baca Juga: Rumah Hanyut di Sungai Ciliwung, Seorang Warga Cisarua Dilaporkan Hilang
Sidang ini merupakan bagian dari gugatan praperadilan yang diajukan Hasto untuk menguji sah atau tidaknya status tersangka yang disematkan kepadanya. Hasto menggugat dua sprindik (Surat Perintah Penyidikan) yang dikeluarkan KPK.
Gugatan pertama terkait dugaan suap, terdaftar dengan nomor perkara 23/Pid.Pra/2025/PN JKT.SEL dan ditangani oleh hakim Afrizal Hadi.
Baca Juga: Bisa Kerja dari Mana Saja, Berikut Daftar Website untuk Cari Kerjaan Freelance
Gugatan kedua terkait dugaan perintangan penyidikan, terdaftar dalam perkara 24/Pid.Pra/2025/PN JKT.SEL dengan hakim tunggal Rio Barten Pasaribu.
Artikel Terkait
Daftar 4 Pekerjaan Sangat Berbahaya Tapi Gaji Fantastis, Apa Saja?
Daftar Pekerjaan Freelance yang Paling Banyak Dicari pada 2025, dari Affiliate hingga Live Streamer
Dari Puncak Kejayaan hingga Runtuh: Kisah Pilu PT Sritex, Raksasa Tekstil Asia Tenggara yang Tutup pada 2025
AHY Kembali Pimpin Partai Demokrat 2025-2030: Terpilih Aklamasi di Kongres VI, Dukungan Mengalir Deras dari Seluruh Daerah
Bisa Kerja dari Mana Saja, Berikut Daftar Website untuk Cari Kerjaan Freelance
RANS Nusantara Hebat BSD Tutup Sementara Mulai 28 Februari 2025, Bakal Comeback dengan Konsep Baru yang Lebih Segar!
Career Catfishing: Fenomena Baru Gen Z di Dunia Kerja dan Cara Perusahaan Menghadapinya
Rumah Hanyut di Sungai Ciliwung, Seorang Warga Cisarua Dilaporkan Hilang
Sungai Ciliwung Meluap, Bendung Katulampa Sempat Siaga 1 Akibat Hujan Deras di Puncak
Tiket Kereta Lebaran 2025 Laris Manis, KAI Siapkan Jutaan Kursi untuk Pemudik