INSIBER NEWS – Masih saja sebagian masyarakat berpendapat mengantongi batu untuk menahan keinginan buang air besar (BAB). Hal ini adalah mitos yang sudah turun temurun. Belum ada bukti ilmiah sama sekali yang mendukung mitos ini.
Namun, mengantongi batu bisa memberikan sugesti kuat pada pikiran untuk menahan keinginan BAB, sehingga orang mungkin bisa menahannya hingga situasi memungkinkan.
Selain itu, mengantongi batu bisa menjadi distraksi sementara dari keinginan untuk BAB.
Mitos ini masih cukup populer dan kerap dilakukan, terutama di kalangan anak-anak.
Mengantongi batu dipercaya sebagai cara ampuh untuk menahan buang air kecil ataupun besar.
Meskipun tidak beralasan secara ilmiah, mitos ini masih bertahan dalam budaya populer di beberapa daerah.
Baca Juga: Mitos atau fakta: Aman Jika Memakan Makanan Yang Jatuh, Selama Kurang Dari Lima Detik
Mengutip laman UnityPoint Health, saat ingin BAB, seseorang akan merasakan serangkaian gejala seperti sakit perut, mulas, hingga kembung yang tidak nyaman.
Meski sudah merasakan gejala-gejala tersebut, beberapa orang karena alasan tertentu lebih memilih untuk menahannya.
Ini menyebabkan beberapa orang yang kebelet BAB mengantongi batu. Ia melakukannya dipercaya dapat mengurangi keinginan untuk buang air besar.
Namun perlu diketahui, hal tersebut hanyalah mitos dan tidak ada bukti yang menunjukkan mengantongi batu dapat menahan BAB.
Bila seseorang berhasil melakukannya,hal ini besar kemungkinannya itu hanya merupakan sugesti belaka [**]