Seorang profesional medis di MedExpress, Dr Clare Morrison mengatakan tekanan barometrik di kabin pesawat lebih rendah dari biasanya sehingga membuat efek alkohol pada tubuh lebih besar.
"Tingkat oksigen yang lebih rendah dalam darah Anda berarti Anda mungkin tampak lebih mabuk di udara daripada di darat setelah mengonsumsi alkohol dalam jumlah yang sama," jelasnya.
Baca Juga: Menu Sehat! Cobain Resep Mudah Kubis Ayam Roll
Sementara untuk makanan, Vanessa Rissetto, seorang ahli diet mengatakan jika pasta dan karbohidrat juga sebaiknya dihindari sebab beberapa alasan.
Pasta dalan penerbangan kebanyakan tidak bisa dipanaskan kembali dengan baik, sama dengan roti yang mungkin akan memperburuk jet lag.