lifestyle

Waspada! Sering Makan yang Dibakar Bisa Berakibat Buruk bagi Kesehatan, Berpotensi kena Kanker!

Minggu, 30 November 2025 | 13:34 WIB
Ilustrasi makanan yang dibakar (Ingeu Widyatari Heriana)

Antioksidan membantu melawan radikal bebas dan memperbaiki sel yang rusak, sehingga tubuh tetap terlindungi dari efek buruk makanan gosong. Mengombinasikan menu bakaran dengan sayur juga membuat pola makan menjadi lebih seimbang.

Jika sangat suka makanan bakar, mengurangi frekuensi makan bisa menjadi langkah awal yang bijak. Alih-alih dua kali seminggu, mungkin bisa menguranginya menjadi sebulan sekali atau hanya di momen tertentu. Dengan begitu, tubuh tidak terlalu sering terpapar zat-zat berbahaya yang muncul dari proses pembakaran.

Baca Juga: BRI Mendukung UMKM Naik Kelas dengan Kolaborasi Bersama SOGO

Pada akhirnya, menikmati makanan bakar sah-sah saja asalkan tetap sadar risikonya dan bijak dalam cara mengolahnya.

Nikmat boleh, tapi kesehatan tetap harus jadi prioritas. Jadi, sebelum menikmati sate atau daging bakar favorit Anda, pastikan mengolahnya dengan lebih aman agar tubuh tetap sehat dalam jangka panjang.***

Halaman:

Tags

Terkini