INSIBERNEWS - OpenAI kembali mengguncang dunia teknologi dengan memperkenalkan ChatGPT Atlas, sebuah browser web berbasis kecerdasan buatan (AI) yang dibangun langsung di sekitar chatbot populernya, ChatGPT.
Peluncuran ini disebut-sebut sebagai langkah paling ambisius OpenAI sejauh ini—dan sekaligus tantangan nyata terhadap dominasi Google Chrome di pasar peramban global.
Baca Juga: Meta Perkuat WhatsApp dan Messenger dengan Fitur Anti-Penipuan, Lindungi Pengguna dari Modus Online
ChatGPT Atlas tidak sekadar browser biasa. Produk ini dirancang untuk menghadirkan pengalaman menjelajah web yang lebih interaktif dan cerdas dengan mengintegrasikan ChatGPT langsung ke dalam tampilan pengguna.
OpenAI menyebutnya sebagai “browser masa depan” di mana AI bukan hanya membantu mencari informasi, tetapi juga benar-benar memahami dan memproses kebutuhan pengguna secara kontekstual.
Baca Juga: Rayakan HUT Maluku Utara, Malut United Turunkan Harga Tiket Laga Kontra Semen Padang
Atlas memungkinkan pengguna membuka bilah samping ChatGPT di jendela mana pun untuk melakukan berbagai hal, mulai dari meringkas artikel panjang, membandingkan produk di e-commerce, hingga menganalisis data dari situs web secara langsung.
Dengan kata lain, aktivitas yang sebelumnya membutuhkan waktu lama kini bisa dilakukan hanya dalam beberapa detik berkat dukungan AI yang bekerja secara real-time.
Yang membuat Atlas semakin menarik adalah hadirnya “mode agen”, fitur premium untuk pengguna berbayar. Dalam mode ini, ChatGPT dapat bertindak layaknya asisten pribadi digital yang mampu berinteraksi langsung dengan situs web.
Baca Juga: BI Jelaskan Asal Data Dana Rp4,17 Triliun Pemprov Jabar yang Disebut Mengendap di Deposito
Misalnya, pengguna bisa memintanya mencari dan memesan tiket pesawat, melakukan riset destinasi wisata, atau bahkan menyusun rencana perjalanan lengkap tanpa perlu membuka banyak tab.
“Visi kami adalah menciptakan cara baru untuk menjelajahi internet, di mana AI bukan hanya alat bantu, tapi rekan kerja yang memahami konteks, tujuan, dan gaya berpikir penggunanya,” ujar salah satu juru bicara OpenAI dalam keterangan resminya.
Dengan lebih dari 800 juta pengguna aktif mingguan, ChatGPT kini memiliki potensi besar untuk mengubah cara orang menggunakan internet.