Ternyata Begini! Cara Mengatasi Cegukan yang Tak Kunjung Berhenti

Photo Author
- Jumat, 14 Februari 2025 | 07:10 WIB
Ilustrasi Cegukan (Foto : Dok/Eka Hospital)
Ilustrasi Cegukan (Foto : Dok/Eka Hospital)

INSIBERNEWS - Cegukan terjadi ketika diafragma mengalami kontraksi tiba-tiba yang tidak disengaja, menyebabkan pita suara menutup secara mendadak dan menghasilkan suara khas "hik."

Biasanya, cegukan berlangsung hanya beberapa menit dan tidak berbahaya. Namun, dalam beberapa kasus, cegukan bisa berlangsung lebih lama dan terasa mengganggu.

Jika Anda mengalami cegukan yang tak kunjung berhenti, ada beberapa cara yang bisa dicoba untuk meredakannya.

Baca Juga: Agar Ibadah Diterima, Jangan Lakukan 6 Kebiasaan Ini Saat Nisfu Sya'ban 2025

Salah satu metode yang paling umum digunakan adalah dengan menahan napas selama beberapa detik sebelum menghembuskannya secara perlahan.

Cara ini membantu meningkatkan kadar karbon dioksida dalam darah, yang dapat merangsang diafragma untuk kembali bekerja dengan normal.

Baca Juga: Malam Nisfu Sya'ban, 7 Ritual dan Kebiasaan yang Masih Dilestarikan oleh Masyarakat

Alternatif lain adalah bernapas di dalam kantong kertas selama beberapa menit. Teknik ini juga berfungsi untuk meningkatkan kadar karbon dioksida dan mengurangi iritasi pada diafragma.

Baca Juga: Raih Keberkahan! Ini Amalan yang Dianjurkan di Malam Nisfu Sya’ban 2025

Selain itu, mengonsumsi air dingin secara perlahan atau menelan satu sendok teh gula pasir bisa menjadi cara efektif untuk menghentikan cegukan.

Air dingin membantu menenangkan saraf yang terlibat dalam refleks cegukan, sementara gula dapat merangsang saraf vagus yang berperan dalam mengendalikan diafragma.

Beberapa orang juga merasa terbantu dengan mengisap es batu atau mengunyah sepotong roti kering untuk mengalihkan fokus tubuh dari cegukan.

Baca Juga: 9 Ide Desain Kamar Mandi Minimalis Kekinian yang Bikin Betah Berlama-lama

Jika metode sederhana tersebut tidak berhasil, ada teknik lain yang bisa dicoba, seperti menarik kedua lutut ke dada dan menahannya selama beberapa saat, memijat bagian belakang leher, atau menekan area di sekitar diafragma dengan lembut.

Halaman:

Editor: Varin Vaprilia Caroline

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X