Ini dapat memicu pengeluaran berlebihan pada barang atau pengalaman yang tidak penting, hanya untuk merasa diterima atau untuk memamerkan status sosial.
Akibatnya, banyak dari mereka mengabaikan tabungan atau investasi jangka panjang demi memenuhi kebutuhan konsumerisme instan.***
Artikel Terkait
Mengapa Milenial dan Gen Z Lebih Memilih Bank Digital Dibandingkan Bank Tradisional?
Paslon Jimat-Aku Libatkan Gen Z dalam Proses Pilkada Subang, Tren Baru Dalam Dinamika Politik Lokal
Gen Z Sulit Dapat Kerja? Begini Solusi Dari Para Cawagub DKI Jakarta
Siapa Paling Peduli Kesehatan Mental Gen-Z? Ini Jawaban Para Cawagub Jabar yang Bikin Penasaran!
Alasan Millennial dan Gen Z Susah Kaya Ternyata Karena Doom Spending, Apa Itu?