Migrain atau Bukan? Ini Bedanya Sakit Kepala Sebelah dengan Penyakit Lain!

Photo Author
Dawiyah Adawiyyah, Insibernews
- Rabu, 13 November 2024 | 14:16 WIB
Migrain atau Bukan? Ini Bedanya Sakit Kepala Sebelah dengan Penyakit Lain! (Dawiyah Adawiyyah)
Migrain atau Bukan? Ini Bedanya Sakit Kepala Sebelah dengan Penyakit Lain! (Dawiyah Adawiyyah)

INSIBERNEWS - Sakit kepala sebelah sering kali dianggap sebagai migrain, terutama jika disertai gejala seperti nyeri berdenyut, mual, dan sensitivitas terhadap cahaya.

Namun, tidak semua sakit kepala sebelah adalah migrain. Beberapa kondisi medis lain juga dapat menimbulkan gejala serupa yang perlu diwaspadai.

Memahami perbedaan antara migrain dan penyebab sakit kepala sebelah lainnya sangat penting agar pengobatan yang dilakukan tepat dan efektif.

Baca Juga: 10 Obat Alami Sakit Gigi yang Ampuh dan Mudah Didapat, Terbukti Redakan Nyeri

Apa Itu Migrain?
Migrain adalah jenis sakit kepala primer yang dapat menyebabkan nyeri sedang hingga parah, biasanya hanya pada satu sisi kepala.

Gejala migrain sering disertai dengan mual, muntah, dan sensitivitas tinggi terhadap cahaya dan suara.

Migrain bisa berlangsung selama beberapa jam hingga beberapa hari dan seringkali berdampak pada aktivitas sehari-hari.

Migrain juga terbagi dalam beberapa tipe, antara lain:
1. Migrain tanpa aura – tipe yang paling umum, dengan gejala nyeri berdenyut dan mual.
2. Migrain dengan aura – melibatkan gangguan visual seperti kilatan cahaya sebelum nyeri muncul.
3. Migrain kronis – terjadi lebih dari 15 hari dalam sebulan, setidaknya selama tiga bulan berturut-turut.

Sakit Kepala Sebelah: Penyebab Lain yang Perlu Diwaspadai
Meskipun migrain menjadi penyebab umum sakit kepala sebelah, ada beberapa kondisi medis lain yang dapat memicu gejala serupa. Berikut adalah beberapa di antaranya:

Baca Juga: Momen Bersejarah! Presiden Prabowo dan Joe Biden Bahas Penguatan Kerja Sama di Gedung Putih

1. Sakit Kepala Cluster
   Sakit kepala cluster sering kali dianggap lebih menyakitkan dibandingkan migrain.

Biasanya, gejala muncul secara mendadak dan intens, dengan nyeri yang tajam dan menusuk di satu sisi kepala, terutama di sekitar mata.

Serangan sakit kepala ini bisa terjadi beberapa kali sehari dalam periode waktu tertentu, yang dikenal sebagai cluster period.

2. Neuralgia Trigeminal
   Kondisi ini disebabkan oleh gangguan pada saraf trigeminal, yang mengontrol sensasi di wajah.

Halaman:

Editor: Dawiyah Adawiyyah

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X