INSIBERNEWS - Tiktokers Shella Selpi Lizah dikabarkan meninggal dunia pada Kamis (29 Agustus 2024). Dirinya meninggal setelah bertahan melawan kanker ovarium selama tiga tahun.
Kabar duka ini disampaikan langsung oleh suami Shella, Albi, melalui Instagram storynya.
"Innalilahi wa innailaihi rojiun, telah berpulang ke rahmatullah istri saya tercinta shella Selpi Lizah Binti Didin Jaenudin untuk temen temen shella maafin shella ya sekiranya shella punya salah atau perkataan yang menyinggung teman teman mohon dimaafkan ya," tulis Albi, Jumat (30/8/2024).
Baca Juga: Apakah Olahraga Intens Aman bagi Penderita Darah Tinggi? Temukan Jawabannya di Sini!
Kanker ovarium yang diderita Shella bermula pada saat ia merasakan sakit perut seusai berenang pada tahun 2021. Shella mengira bahwa itu hanya kram biasa. Namun, setelah diperiksa dokter, Shella ternyata memiliki kista ovarium berukuran 9 sentimeter.
Lantas apa itu kanker ovarium hingga mengakibatkan kematian? Simak ulasan singkatnya.
Apa itu Kanker Ovarium
Kanker ovarium adalah salah satu jenis kanker yang muncul di jaringan ovarium atau indung telur. Kanker ini merupakan jenis kanker terbanyak ketiga yang diderita wanita di Indonesia.
Kanker ini bisa dialami oleh wanita dari berbagai kalangan usia, namun lebih sering terjadi pada wanita dengan usia lanjut.
Berdasarkan letak pertumbungan sel kankernya, kanker ovarium terbagi menjadi tiga tipe, yaitu :
- Kanker ovarium epitel yaitu kanker yang berkembang pada jaringan epitel, yaitu lapisan tipis yang melapisi bagian luar ovarium.
- Tumor sel germinal yaitu kanker yang berasal dari sel yang memproduksi sel telur (ovum).
- Stroma yaitu kanker yang terjadi pada sel yang berfungsi memproduksi hormon reproduksi, seperti estrogen dan progesteron.
Baca Juga: Pilkada Jawa Tengah akan Ada Perang Bintang antara Andika Perkasa dan Ahmad Luthfi
Penyebab kanker ovarium
Hingga kini, penyebab kanker ovarium belum diketahui secara pasti. Namun, terdapat sejumlah faktor risiko kanker ovarium yang perlu diwaspadai, yaitu :
- Kebiasaan merokok.
- Lanjut usia.
- Terapi hormon pasca-menopause.
- Memiliki keluarga kandung dengan riwayat kanker ovarium atau kanker payudara.
- Mengidap obesitas, endometriosis, atau sindrom Lynch.
- Menstruasi pertama terjadi pada usia muda, yaitu di bawah 12 tahun.
- Belum pernah hamil. (***)
Artikel Terkait
Jarang Diketahui, 5 Manfaat Biji Pepaya Untuk kesehatan, Salah Satunya Menurunkan Resiko Penyakit Kanker
Enak, Sehat Pula! Resep Salad Buah Pembunuh Kanker
Melawan Kanker, Aktris Shannen Doherty 'Beverly Hills 90210' Meninggal Dunia
Makanan Gosong Bisa Bikin Kanker, Benarkah? Cek Disini
Masih Ragu Minum Kopi ? Kopi Kurangi Resiko Kanker, Jika Diminum Secara Teratur
Ternyata Terdapat 6 Khasiat Terong Ungu Untuk Kesehatan, Bisa Mencegah Kanker hingga Meningkatkan Gairah
Didiagnosa Kanker Tiroid, Aktor Jang Geun Suk Ungkap Habis Operasi
Menurunkan Kadar Gula Darah JugaMelawan Kanker, 10 Manfaat Luar Biasa Daun Kelor untuk Kesehatan yang Wajib Anda Ketahui!
5 Jus Super untuk Melawan Kanker: Segar, Lezat, dan Kaya Manfaat!
Dua Minggu Sesudah Menikah, Tiktokers Shella Selpi Tutup Usia Setelah Berjuang Melawan Kanker Ovarium