INSIBERNEWS - Terdapat beberapa jenis obat yang dapat menyebabkan tingginya gula darah. Sebaiknya perhatikan terlebih dahulu jika ingin mengonsumsi obat.
Ada beberapa obat-obatan yang bisa menjadi pemicu gula darah seseorang naik yang merupakan salah satu efek sampingnya.
Menurut Kementerian Kesehatan, gula darah yang normal sewaktu tanpa puasa (GDS) adalah kurang dai 200 mg/dl. Sementara gula darah sewaktu puasa (GDP) adalah kurang dari 126 m/dl.
Baca Juga: Warga Kaltim Serukan Indonesia Not For Sale Saat Upacara HUT RI di IKN, Ini Alasannya!
Melansir dari berbagai sumber, berikut jenis obat yang dapat menyebabkan gula darah tinggi.
Kortikosteroid
Jenis obat yang dapat memicu gula darah tinggi yang pertama adalah kortikosteroid. Ini merupakan obat pereda peradangan yang biasanya digunakan untuk mengatasi radang sendi, asma, alergi, hingga cedera sendi.
Tidak semua obat kortikosteroid dapat memicu gula darah tinggi. Kortikosteroid yang digunakan dalam inhaler atau krim kulit cenderung tidak mempengaruhi glukosa darah, karena tidak memasuki aliran darah dalam jumlah yang cukup besar.
Namun, obat kortikosteroid yang disuntikkan atau dicerna melalui mulut (obat oral) bisa secara signifikan meningkatkan kadar gula dalam darah.
Statin
Statin merupakan salah satu obat yang dapat menyebabkan gula darah tinggi. Statin umumnya digunakan sebagai obat penurun kadar kolesterol LDL dan obat terapi untuk mencegah penyakit jantung, serta stroke.
Bagi orang-orang dengan prediabetes, penggunaan obat statin dikaitkan dengan risiko lebih besar terkena diabetes.
Studi yang diterbitkan pada Oktober 2017 di jurnal BMJ Open Diabetes and Research Care, melacak orang dengan prediabetes selama 10 tahun. Hasilnya, ditemukan bahwa penggunaan statin dikaitkan dengan risiko 30 persen lebih tinggi terkena diabetes.
Baca Juga: Jessica Wongso Dibebaskan Bersyarat Hari ini Usai Mendapat Remisi 58 Bulan 30 Hari
Beta-blocker
Beta-blocker merupakan obat penurun tekanan darah. Sehingga, umum untuk mengobati kondisi medis, seperti detak jantung tidak teratur, kecemasan, dan semacamnya.
Namun, obat ini memiliki efek samping yang bisa meningkatkan gula darah Anda. Beberapa jenis beta-blocker memiliki efek samping peningkat gula darah lebih kecil, tetapi umumnya harganya lebih mahal.
Niasin
Niasin merupakan vitamin B yang tersedia sebagai suplemen yang dijual bebas. Niasin biasanya berguna untuk menurunkan kolesterol LDL, tetapi dapat memicu gula darah tinggi.
Studi yang diterbitkan pada Februari 2016 di jurnal Heart menyimpulkan bahwa niasin meningkatkan risiko terkena diabetes.
Artikel Terkait
Ampuh! Ini Cara Mengatasi Anyang-Anyangan secara Efektif dan Tanpa Obat
Wajib Dicoba, 3 Obat Herbal Alami Penghilang Depresi dan Stres
Breaking News: Bandel, Dua Kali Ditangkap Polisi. Anak Artis Lilis Karlina Edarkan Obat Terlarang.
Pahit Rebusan Daun Pepaya Menjadikan Obat Herbal yang Efektif, Jarang Yang Tahu Cara Mengolah Herbal Murah Banyak Manfaat
Orang Gila Mana yang Masih Pakai Obat Totol Jerawat? Rutin Konsumsi 5 Buah Ini untuk Kulit Bersih Mulus
3 Cara Sederhana dan Mudah Mengolah Jahe Merah Sebagai Obat Untuk Kesehatan, Yang Dapat Dikonsumsi Sehari-hari.
Kim Jong-un Terkena Masalah Kesehatan karena Obesitas, Korut Langsung Cari Obat di Luar Negeri
Mengenal JAMU GENDONG, Obat Herbal Yang Memiliki 8 khasiat dan Filosofi Warisan Leluhur Turun Temurun
Solusi Obat Alami Rasa Segar! 7 Daftar Buah Expert Penyembuh GERD
Mujarab! Cara Mengolah Daun Sirih untuk Obat Alami yang Ampuh dan Terbukti Efektif!