INSIBERNEWS - Purwakarta - Moment Libur panjang Idul Adha 1445 H 2024, di manfaatkan Wisatawan. Lokal daerah asal Jabodetabek untuk menikmati sajian Wisata kuliner sate Kampung Maranggi Plered, Purwakarta, Jawa Barat terlihat ramai dikunjungi.
Dengan harga yang terjangkau dan rasanya yang enak di lidah, wajar jika keberadaan 40 pedagang satei sapi di Kampung Maranggi, Plered diserbu pembeli terutama di momen libur panjang kali ini.
Pantauan media Senin (17/6/2024) sore di lokasi, wisatawan yang datang dari Jabodetabek terlihat silih berganti untuk menikmati kuliner sate khas Plered yang dijajakan pedagang setempat.
Baca Juga: Atta Halilintar Niat Sumbangkan Hewan Kurban 22 Sapi dan Kambing, bukan Angka Kebetulan
Fuad Salah seorang pedagang sate mengatakan, sate maranggi khas Plered, Purwakarta dijual sangat terjangkau yakni hanya Rp 2.000 per tusuk. Untuk melengkapi nikmatnya sate tersebut, Mang Fuad juga menyediakan nasi yang dibalut dengan daun pisang dan hanya dibandrol Rp 3.000 per bungkus.
Untuk menambah cita rasa satai lebih nikmat, Mang Fuad juga menyajikan sambel hingga acar yang bisa diambil sepuasnya secara gratis. Tidak itu saja, pembeli yang datang juga disajikan teh hangat khas Plered yang bisa diisi ulang sepuasnya, gratis.
Menurut Mang Fuad, ribuan tusuk satai dipastikan ludes terjual jika momen libur panjang tiba, seperti pada saat momen libur Iduladha. Meski hari raya kurban, kuliner seperti sate hingga sup daging diprediksi banyak orang mengalami penurunan penjualan, faktanya tidak memengaruhi pedagang sate maranggi di Plered, Purwakarta, Jawa Barat.
Baca Juga: Waduh! Ditemukan Cacing Hati Pada Hewan Qurban, Diskanak Purwakarta Langsung Lakukan Tindakan Ini
"Alhamdulillah yang beli banyak juga, padahal hari lebaran kurban," kata Mang Fuad saat dijumpai di Kampung Maranggi, Plered, Purwakarta.senin
Menurut dia, seperti momen libur panjang sebelumnya, minimal 1.500 tusuk satai terjual, itu belum nasi putih hingga sop daging yang dijual dirinya. "Kalau hari biasa sekitar 400 hingga 500 tusuk sate pasti habis," kata dia.
Netto Riyandi warga Kabupaten Bekasi mengatakan, dia sengaja datang ke lokasi tersebut hanya untuk menikmati sate maranggi khas Plered, Purwakarta karena harganya murah dan enak.
Baca Juga: Ngamuk! Ogah Disembelih, Sapi Kabur Ke Hutan, Damkar Purwakarta Bantu Warga Evakuasi
Menurut dia, untuk mengajak keluarga besar yang terdiri dari tiga kepala keluarga, hanya menghabiskan uang Rp 200.000 untuk puluhan tusuk satai, nasi dan sup daging sapi.
Artikel Terkait
Jelang Idul Adha 1445 H, Presiden Jokowi Berikan Bantuan Sapi Kurban ke Seluruh Provinsi
11,8 Juta Boks Katering Makanan Khas Nusantara Telah Dinikmati Jemaah Haji Reguler Indonesia
Tips Kreatif: Menghilangkan Karat Pisau Langsung Rontok Dan jadi Kinclong Seperti Baru
Karomah dan Keistimewaan Air Zamzam, Serta Mukjizatnya Nabi Ismail yang Jarang Diketahui
Destinasi Wisata Kepulauan Raja Ampat, Pesona Keindahan Alam Bawah Laut Para Raja
Presiden Bentuk Satgas Judi Online, Kapolri sebagai Ketua Harian Penegakkan Hukum
Empat Destinasi Wisata di Tanah Karo yang Mempesona dan Miliki Keindahan Alam yang Eksotis
Mitos Ayam Cemani, Seluruh Tubuhnya Hitam Dipercaya Sebagai Penolak Santet Dan Memiliki Kekuatan Magis
Tips Kreatif: 5 Cara Mengusir Lalat dengan Bahan Alami yang Ramah Lingkungan, Aman dan Sangat Mudah!
Destinasi Wisata Pulau Putri Sibolga Yang Fenomenal Bagi Pecinta Olahraga Snorkling, Sangat Cocok Nikmati Liburan Sekolah