PNM Hadirkan Fitur Aksesibilitas Digital, Rayakan Hari Disabilitas dengan Langkah Inklusif yang Lebih Nyata

Photo Author
- Kamis, 4 Desember 2025 | 09:27 WIB
Memperingati Hari Disabilitas Internasional, 3 Desember 2025 (Foto : instagram/erickthohir)
Memperingati Hari Disabilitas Internasional, 3 Desember 2025 (Foto : instagram/erickthohir)

INSIBERNEWS - PT Permodalan Nasional Madani (PNM) kembali menunjukkan keberpihakannya pada kelompok rentan melalui langkah konkret di ruang digital.

Momen Hari Disabilitas Internasional yang diperingati setiap 3 Desember menjadi pengingat bahwa inklusivitas bukan sekadar slogan, melainkan praktik sehari-hari yang wajib dibangun bersama.

Di tengah pesatnya dunia digital yang kadang belum ramah bagi penyandang disabilitas, PNM menegaskan komitmennya untuk menghadirkan layanan yang bisa diakses oleh siapa pun. Perusahaan ini ingin memastikan bahwa teknologi tidak meninggalkan siapa pun di belakang—bahkan yang memiliki hambatan visual, motorik, maupun kognitif.

Baca Juga: Demi Jemput Warga Terisolir, Prajurit TNI AD Pikul Berton-ton Logistik Menembus Hutan Sitahuis

Melalui situs resminya, pnm.co.id, PNM resmi memperkenalkan fitur disability friendly yang dirancang untuk membantu pengunjung mengakses informasi dengan lebih nyaman. Fitur ini menjadi upaya PNM menjaga semangat “pemberdayaan untuk semua”, bukan hanya dalam layanan finansial, tetapi juga pengalaman digital.

Fitur aksesibilitas tersebut menawarkan berbagai pilihan penyesuaian. Pengguna dapat memilih profil kebutuhan sesuai kondisi mereka, mulai dari visual, motorik, kognitif, hingga pembelajaran.

Ada pula dukungan screen reader bagi mereka yang mengandalkan pembacaan audio saat berselancar di internet.

Baca Juga: Prabowo Siap Tambah Anggaran, Pemerintah Pastikan TNI–Polri All Out Tangani Bencana di Aceh, Sumut, dan Sumbar

Tak hanya itu, pengunjung dapat mengaktifkan reading mode, topeng baca (reading mask), hingga pengaturan sensitivitas warna. Mulai dari kontras tinggi, desaturasi, pembesaran huruf, pengaturan spasi, sampai penyesuaian jarak antarkonten, semuanya tersedia untuk membuat pengalaman membaca lebih mudah dan bersahabat.

Langkah ini juga menjadi cara PNM menunjukkan bahwa akses terhadap informasi adalah hak, bukan fasilitas tambahan. Di banyak platform digital, fitur aksesibilitas masih dianggap pelengkap. Namun PNM memilih menjadikannya bagian dari standar pelayanan.

Direktur PNM menegaskan bahwa pengembangan layanan yang inklusif akan terus dilanjutkan.

“Kami ingin ruang digital PNM menjadi tempat di mana semua orang merasa diterima, dihargai, dan mampu mengakses informasi tanpa hambatan,” ujarnya dalam keterangan tertulis.

Baca Juga: Mahfud MD Soroti Akar Kisruh NU, Dinamika Organisasi Disebut Jauh dari Spirit Keulamaan

Dengan hadirnya fitur aksesibilitas ini, PNM berharap masyarakat luas—terutama mereka yang memiliki kebutuhan khusus—tidak lagi merasa terpinggirkan saat mengakses layanan digital. Di era informasi seperti sekarang, inklusi bukan hanya penting, tetapi wajib.

Halaman:

Editor: Varin Vaprilia Caroline

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X