INSIBERNEWS — Warga Desa Kedung Dalem, Kecamatan Mauk, Kabupaten Tangerang digemparkan dengan aksi keji seorang pria yang tega menghabisi nyawa ayah kandungnya sendiri. Peristiwa memilukan itu terjadi hanya karena sang ayah tidak memberikan uang untuk membeli rokok.
Video berdurasi sekitar 20 detik yang merekam kejadian tersebut viral di media sosial sejak Jumat (17/10/2025) malam.
Dalam video itu, tampak seorang pria mengenakan kaus hitam dan celana panjang abu-abu terduduk di tanah dengan tangan serta kakinya diikat tali. Wajahnya tampak tenang, sementara warga di sekelilingnya tampak marah dan terpukul dengan kejadian itu.
Baca Juga: Kementerian PU Gaspol, Kontrak Proyek Masif Dimulai November untuk Genjot Serapan Anggaran
Dari informasi yang dihimpun, pelaku diduga mengalami gangguan kejiwaan. Ia dilaporkan memukul ayahnya menggunakan paving blok hingga korban meninggal dunia di lokasi kejadian. Warga yang mendengar keributan langsung berdatangan dan berhasil menangkap pelaku sebelum diserahkan ke pihak kepolisian.
“Benar, ada peristiwa pembunuhan di wilayah kami. Saat ini kami masih mendalami motifnya, termasuk kondisi kejiwaan pelaku,” ujar Kapolsek Mauk, AKP Subarjo, saat dikonfirmasi, Sabtu (18/10/2025).
Baca Juga: Sentuhan Baru Pemerintah, BLT Prabowo Bikin Napas Lega Warga Kecil di Tengah Hidup yang Berat
Subarjo menuturkan, pihaknya telah melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) dan mengevakuasi jenazah korban ke RSUD Balaraja untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut. Polisi juga mengamankan barang bukti berupa paving blok yang digunakan pelaku untuk menganiaya ayahnya.
“Kami sudah lakukan olah TKP, mengevakuasi korban ke rumah sakit untuk visum, memeriksa sejumlah saksi, serta mengamankan pelaku berikut barang bukti,” jelasnya.
Peristiwa ini menyisakan duka mendalam bagi warga sekitar. Menurut keterangan beberapa tetangga, hubungan antara ayah dan anak itu sebenarnya dikenal cukup dekat, namun pelaku memang kerap menunjukkan perilaku aneh beberapa bulan terakhir. Ia juga disebut sering marah-marah tanpa alasan yang jelas.
Baca Juga: Jangkau 140 Juta Warga Indonesia, Prabowo Instruksikan Tambah BLT
“Kadang suka ngomel sendiri, terus mukanya kayak bingung gitu. Tapi kami nggak nyangka bakal sampai tega bunuh bapaknya sendiri,” ungkap salah satu warga yang enggan disebut namanya.
Polisi kini masih menunggu hasil pemeriksaan medis untuk memastikan kondisi kejiwaan pelaku. Jika benar terbukti mengalami gangguan mental, kasus ini kemungkinan akan disertai dengan evaluasi psikiatrik guna menentukan langkah hukum selanjutnya.
Namun satu hal yang pasti, tragedi di Kedung Dalem ini meninggalkan luka mendalam bagi keluarga dan warga sekitar yang masih sulit mempercayai kenyataan pahit tersebut.***
Artikel Terkait
Banjir Komentar Negatif usai Pemecatan Patrick Kluivert, Calvin Verdonk dan Jay Idzes Bela Erick Thohir
Driver Ojol Dianiaya Pria Mabuk di Bantul, Kena Hantam Gegara sang Pacar Order Jemputan
Soroti Kasus Ammar Zoni, DPR Siap Bentuk Panja Pengawas untuk Telusuri Peredaran Narkoba di Lapas
Menkeu Purbaya Bertemu Gibran di Istana Wakil Presiden, Sampaikan Curhatan Kepala Daerah soal Anggaran TKD yang Dipangkas
Dalami Dugaan Pemerasan Sertifikasi K3 di Kemnaker, KPK Perpanjang Penahanan Immanuel Ebenezer
Kurangi Emisi, Pertamina Sepakat soal Aturan Pemerintah Campur Etanol 10 Persen ke BBM di 2026
Pemerintah Bakal Atur BBM Campur Etanol 10 Persen, Bagaimana Risiko di Lapangan?
Jangkau 140 Juta Warga Indonesia, Prabowo Instruksikan Tambah BLT
Sentuhan Baru Pemerintah, BLT Prabowo Bikin Napas Lega Warga Kecil di Tengah Hidup yang Berat
Kementerian PU Gaspol, Kontrak Proyek Masif Dimulai November untuk Genjot Serapan Anggaran