INSIBERNEWS - Banyak orang tua yang masih terbiasa menggunakan bedak tabur pada bayi karena dianggap membuat kulit si kecil lebih wangi, segar, dan terhindar dari ruam.
Namun, para ahli kesehatan anak mengingatkan bahwa kebiasaan ini justru bisa menimbulkan risiko serius, terutama bila bedak ditaburkan di area wajah dan dekat hidung bayi.
Baca Juga: Chanyeol EXO Siap Debut Solo di Jepang Lewat Album 'Hibi'
Butiran halus dari bedak dapat dengan mudah terhirup oleh bayi yang saluran pernafasannya masih sangat sensitif. Partikel tersebut bisa masuk ke paru-paru dan menyebabkan gangguan pernapasan, bahkan dalam kasus tertentu berpotensi mengakibatkan komplikasi yang membahayakan nyawa.
Dokter anak menjelaskan, ketika bayi menghirup bedak, butiran kecil itu bisa menempel di paru-paru dan menimbulkan iritasi. Kondisi ini bisa memicu peradangan, batuk berkepanjangan, hingga kesulitan bernapas.
"Bayi punya saluran pernapasan yang sempit, jadi paparan sekecil apapun bisa berdampak besar," ujar seorang spesialis kesehatan anak.
Baca Juga: Norwegia Donasikan Penjualan Tiket Laga Lawan Israel untuk Bantu Gaza
Selain gangguan pernapasan, penggunaan bedak di dekat hidung bayi juga bisa memperbesar risiko pneumonia aspirasi, yaitu kondisi ketika benda asing masuk ke dalam saluran pernapasan dan menginfeksi paru-paru. Penyakit ini bisa membutuhkan perawatan intensif di rumah sakit.
Bukan hanya itu, beberapa bayi juga bisa mengalami reaksi alergi terhadap bedak, seperti ruam, gatal, hingga bengkak di wajah. Gejala ini seringkali sulit dibedakan dengan alergi makanan atau penyebab lain, sehingga orang tua perlu ekstra waspada.
Baca Juga: Klarifikasi Menpar Widiyanti soal Isu Minta Air Galon untuk Mandi saat Kunker Daerah
Banyak kasus yang dilaporkan di mana bayi harus dilarikan ke rumah sakit setelah tanpa sengaja menghirup bedak ketika orang tua menaburkannya terlalu dekat dengan wajah. Kondisi ini bisa memburuk dengan cepat jika bayi mengalami sesak napas, sehingga orang tua harus segera mencari bantuan medis.
Sebagai alternatif, para ahli menyarankan orang tua untuk lebih memilih produk perawatan kulit bayi yang aman seperti lotion atau krim pelembap khusus bayi.
Produk tersebut lebih efektif menjaga kelembaban kulit dan meminimalisir risiko iritasi tanpa membahayakan pernapasan.
Baca Juga: BGN Klarifikasi Menu Ikan Hiu di Program MBG, Sebut Hanya Dua Kali Dihidangkan
Artikel Terkait
Sempat Viral Ekspresi Jennifer Coppen Saat Tahu Kekasihnya, Justin Hubner Hilangkan Cincin Pemberiannya Seharga 60 Juta, Kini Sudah Ketemu
UEFA Dikabarkan Siap Gelar Voting untuk Larang Israel Ikut Kompetisi Internasional
Australia Siapkan Larangan Medsos untuk Anak di Bawah 16 Tahun, Roblox hingga TikTok Terancam Diblokir
Pemerintah Inggris Pertimbangkan Bantu Pemasok Jaguar Land Rover yang Terancam Bangkrut Usai Serangan Siber
Xpeng Gaspol Ekspansi, Masuk 5 Pasar Baru Eropa Termasuk Swiss dan Austria
BGN Klarifikasi Menu Ikan Hiu di Program MBG, Sebut Hanya Dua Kali Dihidangkan
Klarifikasi Menpar Widiyanti soal Isu Minta Air Galon untuk Mandi saat Kunker Daerah
Taylor Swift Umumkan Edisi Spesial ‘The Life of a Showgirl’, Vinyl Berwarna Merah Muda dan Emas
Norwegia Donasikan Penjualan Tiket Laga Lawan Israel untuk Bantu Gaza
Chanyeol EXO Siap Debut Solo di Jepang Lewat Album 'Hibi'