INSIBERNEWS - Badan sepak bola Eropa UEFA tengah bersiap mengambil langkah besar yang berpotensi mengubah peta sepak bola internasional.
Menurut laporan Associated Press yang dikutip ESPN, mayoritas anggota komite eksekutif UEFA dikabarkan mendukung pemungutan suara untuk menangguhkan Israel dari seluruh ajang resmi, buntut kecaman global terhadap aksi militer Israel di Gaza.
Jika voting itu benar-benar digelar dan hasilnya menyetujui penangguhan, konsekuensinya akan sangat besar. Tim nasional Israel beserta klub-klubnya otomatis tidak bisa tampil di turnamen internasional, termasuk di kompetisi Eropa maupun babak kualifikasi Piala Dunia. Situasi ini membuat masa depan sepak bola Israel berada di ujung tanduk.
Padahal, timnas putra Israel dijadwalkan melanjutkan perjalanan mereka di kualifikasi Piala Dunia dua pekan ke depan.
Mereka sudah dijadwalkan melawan Norwegia dan Italia dalam laga tandang. Namun, jika keputusan larangan benar-benar disahkan, partisipasi itu bisa batal seketika.
Belum ada kepastian apakah FIFA, sebagai induk organisasi sepak bola dunia, akan mengikuti langkah UEFA. Posisi FIFA disebut cukup rumit. Hubungan erat Presiden FIFA Gianni Infantino dengan mantan Presiden Amerika Serikat Donald Trump dinilai bisa memengaruhi sikap mereka.
Trump sendiri diketahui pernah mendorong kesepakatan diplomatik yang turut membuka jalan bagi Piala Dunia 2026 di Amerika Serikat, Kanada, dan Meksiko.
Dari pihak Amerika Serikat, Departemen Luar Negeri telah angkat bicara. Seorang juru bicara menegaskan, Washington akan berusaha keras menghentikan segala upaya untuk melarang Israel berpartisipasi di Piala Dunia.
Pernyataan ini menunjukkan, keputusan UEFA bisa memicu ketegangan diplomatik yang meluas hingga ke ranah politik internasional.
Rencana UEFA ini muncul di tengah meningkatnya tekanan dari berbagai negara dan komunitas internasional. Banyak yang menilai Israel telah melanggar prinsip kemanusiaan dengan terus menggempur Gaza, menewaskan ribuan warga sipil, serta memblokir jalur bantuan pangan yang sangat dibutuhkan penduduk Palestina.
Baca Juga: Lima Wakil Indonesia Melaju ke Perempat Final Korea Open 2025, Ini Jadwal Laga Hari Ini
Artikel Terkait
Tanggapi Kasus Keracunan Massal MBG, BGN Bentuk Tim Investigasi hingga Tutup Dapur SPPG yang Bermasalah
Tragis! Gegara Tersinggung Ucapan Teman, Pemuda di Bengkalis Tega Bunuh Rekan Kerja hingga Tewas
Kejagung Geledah Kantor PT Saka Energi, Usut Dugaan Korupsi Akuisisi Blok Migas
Nikita Mirzani Senang Saksi Ahli Dalam Persidangannya Hadir Semua
Tertinggal Lebih Dulu, Barcelona Comeback Tekuk Oviedo 3-1 di Liga Spanyol
Lima Wakil Indonesia Melaju ke Perempat Final Korea Open 2025, Ini Jadwal Laga Hari Ini
Belum Tetapkan Tersangka, KPK Masih Dalami Peran Travel Haji dalam Dugaan Korupsi Kuota Tambahan di Kemenag
Sule Ditilang Dishub Disuru Nunggu Lama Pas Lagi Buru-Buru Mau Syuting : Gapapa Salah Ditilang, Harusnya Gak Ada KIR Tilang di Tempat
Sempat Viral Ekspresi Jennifer Coppen Saat Tahu Kekasihnya, Justin Hubner Hilangkan Cincin Pemberiannya Seharga 60 Juta, Kini Sudah Ketemu
Cemburu Buta, Suami di Indragiri Hulu Bakar Istri hingga Luka Serius