INSIBERNEWS – Si kecil sudah mulai masuk fase makanan padat? Buah pepaya bisa jadi pilihan cerdas untuk memperkenalkan rasa dan tekstur baru ke dalam menu MPASI.
Selain manis dan lembut, pepaya juga kaya nutrisi penting yang dibutuhkan bayi di masa tumbuh kembangnya.
Enggak heran, banyak ahli gizi dan orang tua modern yang menjadikan pepaya sebagai salah satu buah favorit untuk si kecil.
Baca Juga: Stunting Turun, Anak Indonesia Lebih Sehat: Apa Kuncinya?
Pepaya matang mengandung vitamin C, A, dan folat yang bagus untuk daya tahan tubuh, penglihatan, hingga regenerasi sel kulit.
Bahkan, kandungan enzim papain-nya bantu melancarkan pencernaan bayi yang masih sensitif.
Bagi bayi yang kadang mengalami sembelit, pepaya bisa jadi “penyelamat alami” yang lembut di perut dan nikmat di lidah.
Baca Juga: Mengapa Anak Sering Rebutan Mainan? Ini Jawaban Psikolog Anak
Cara menyajikannya pun cukup fleksibel. Pepaya bisa dihaluskan seperti bubur untuk bayi usia 6 bulan ke atas, atau dipotong kecil lembut untuk bayi yang sudah mulai belajar menggigit.
Pastikan pepaya matang sempurna, bersih, dan tanpa biji. Bonusnya, tekstur pepaya yang lumer di mulut bikin bayi lebih mudah menerima makanan baru.
Selain mendukung sistem imun dan pencernaan, kandungan zat besi dan kalsium dalam pepaya juga membantu menjaga kadar sel darah merah serta memperkuat tulang bayi.
Ini membuat pepaya tidak hanya cocok sebagai camilan sehat, tapi juga sebagai bagian dari makanan utama pendamping ASI.
Baca Juga: Durasi Tidur Ideal Anak dan Fungsi Tidur Siang vs Malam: Penting untuk Tumbuh Kembang
Jadi, kalau kamu lagi cari MPASI alami yang praktis dan bernutrisi, pepaya bisa jadi pilihan jitu.
Artikel Terkait
Kejagung Usut Dugaan Korupsi Chromebook Rp10 Triliun: Ini Kaitan Nadiem dan Staf Khusus
Pelecehan Seksual Marak, Menteri PPPA Soroti Pola Asuh hingga Kesehatan Mental Menjadi Penyebab Utama
Netflix Usut Dugaan Kekerasan Pada Kru Drakor 'When Life Gives You Tangerines'
Suami Mual Saat Istri Hamil? Kenali Gejala dan Penyebab Couvade Syndrome
Awas! Hindari 3 Jenis Minuman Ini Kalau Tak Ingin Ginjalmu Bocor
Waspadai Gejala Awal Neurofibromatosis Tipe 1 pada Anak: Kenali Sebelum Terlambat
Melamun pada Anak Bukan Tanda Malas, Justru Bisa Jadi Bibit Kreativitas dan Empati
Durasi Tidur Ideal Anak dan Fungsi Tidur Siang vs Malam: Penting untuk Tumbuh Kembang
Mengapa Anak Sering Rebutan Mainan? Ini Jawaban Psikolog Anak
Stunting Turun, Anak Indonesia Lebih Sehat: Apa Kuncinya?