Kritis Akibat Pneumonia Ganda, Berikut Penjelasan Soal Penyakit Paus Fransiskus

Photo Author
Cristina Jeany Malonda, Insibernews
- Senin, 24 Februari 2025 | 11:50 WIB
Pemimpin gereja Katolik dunia, Paus Fransiskus. (Istimewa )
Pemimpin gereja Katolik dunia, Paus Fransiskus. (Istimewa )

INSIBERNEWS - Kondisi kesehatan Paus Fransiskus baru-baru ini diungkapkan Vatikan tengah berada dalam kondisi yang cukup mengkhawatirkan.

Berada dalam keadaan kritis sehingga memerlukan suplemen oksigen dan transfusi darah, membuat Paus Fransiskus yang berusia 88 tahun ini absen untuk memimpin misa pada Minggu, 23 Februari 2025 lalu.

Kondisi kesehatannya yang semakin menurun dalam beberapa minggu terakhir membuat beliau meminta para asistennya untuk membacakan pidato dan amanat atas namanya.

Baca Juga: Ramai Warga Tarik Uang dari Bank BUMN, Sebenernya Apa Bahaya dan Dampaknya?

Vatikan menjelaskan bahwa Paus Fransiskus mengalami pneumonia ganda, yaitu infeksi pernapasan serius yang dapat melukai kedua paru-paru sehingga menyulitkan pernapasan.

Berdasarkan laporan Reuters, infeksi yang dialami Paus asal Argentina ini cukup kompleks, disebabkan oleh dua atau lebih mikroorganisme.

Penyakit Pneumonia Ganda yang Dialami Paus Fransiskus
Menurut laman Healthline, pneumonia ganda adalah infeksi paru-paru yang menyerang kedua sisi secara bersamaan.

Baca Juga: Kapan Bayi Bisa Duduk, Merangkak, dan Berjalan? Ini Tahapan Lengkapnya!

Kondisi ini menyebabkan peradangan pada alveoli, yakni kantung udara di paru-paru, yang kemudian terisi cairan atau nanah.

Infeksi tersebut dapat mengakibatkan kesulitan bernapas dan berpotensi fatal jika tidak ditangani dengan tepat.

Penyebab utama pneumonia adalah infeksi bakteri dan virus, meskipun infeksi jamur atau parasit juga dapat menjadi pemicu.

Baca Juga: Link Live Streaming Barito Putera vs Bali United di Pekan 24 BRI Liga 1 2024-2025

Tingkat keparahan penyakit ini bergantung pada jumlah bagian paru-paru yang terinfeksi. Semakin luas area yang terkena, semakin berat dampaknya.

Penyakit ini dapat menular melalui udara atau kontak langsung dengan individu yang terinfeksi.

Halaman:

Editor: Cristina Jeany Malonda

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X