Dehidrasi dapat menyebabkan penumpukan asam urat dalam tubuh karena ginjal kesulitan membuang zat ini melalui urin.
Ketika tubuh kekurangan cairan, kristal asam urat lebih mudah terbentuk di sendi, menyebabkan rasa nyeri.
Cara mencegah:
-
Minum minimal 8 gelas air per hari
-
Hindari minuman manis dan berkafein yang dapat menyebabkan dehidrasi
-
Konsumsi buah-buahan dengan kadar air tinggi seperti semangka dan melon
3. Obesitas dan Berat Badan Berlebih
Obesitas merupakan faktor risiko utama bagi penderita asam urat. Berat badan yang berlebih meningkatkan produksi asam urat dan memperlambat proses pembuangannya dari tubuh.
Cara mencegah:
-
Terapkan pola makan sehat dengan gizi seimbang
-
Kurangi konsumsi makanan berlemak dan olahan
-
Lakukan olahraga ringan seperti jalan kaki atau bersepeda minimal 30 menit sehari
Baca Juga: Kurangi Kemacetan Mudik, Menhub Usulkan ASN Bisa Work From Anywhere Jelang Lebaran
4. Faktor Genetik
Jika Anda memiliki riwayat keluarga dengan asam urat, risiko Anda untuk terkena penyakit ini juga meningkat.
Faktor genetik dapat mempengaruhi cara tubuh memproses dan mengeluarkan asam urat.
Cara mencegah: Meskipun faktor genetik tidak bisa diubah, Anda bisa mengontrol faktor lain seperti pola makan dan gaya hidup sehat untuk mengurangi risiko asam urat.
Artikel Terkait
7 Kebiasaan Sehari-Hari yang Diam-Diam Memicu Asam Urat Tinggi! Hindari Sebelum Terlambat!
Sayuran Hijau dan Asam Urat: Apakah Benar Harus Dihindari?
Yuk Cobain Resep Jus untuk Menurunkan Asam Urat Secara Alami, Mudah Sekali Loh Buatnya!
Manfaat Air Kelapa yang Bisa Bantu Atasi Masalah Asam Urat, Ini Buktinya!
6 Gejala Awal Asam Urat yang Mungkin Anda Abaikan, Cegah Komplikasi Dini!