Hingga kini, belum ada keterangan resmi dari BYD terkait tanggung jawab perusahaan terhadap kerugian konsumen akibat kolapsnya jaringan Qiancheng.
Di media sosial China, topik ini terus ramai dibicarakan dan menjadi perhatian publik, terutama karena menyangkut kepercayaan konsumen terhadap brand besar seperti BYD.
Artikel Terkait
Mobil China Mulai Unjuk Gigi, BYD Tembus 10 Besar Merek Terlaris di Indonesia
Investasi Kendaraan Listrik Menggeliat, Raksasa Otomotif China dan Eropa Lirik Indonesia
Honda Alih Fokus ke Mobil Hybrid, Pangkas Ambisi Mobil Listrik Penuh
Elon Musk Tegaskan Masih Betah Pimpin Tesla: Kalau Saya Meninggal, Baru Mundur
Honda Tambah Jaringan Diler Mobil Bekas Bersertifikasi, Kini Hadir di Jakarta Selatan
Industri Motor Listrik Lesu Lagi, Pelaku Desak Pemerintah Segera Keluarkan Subsidi Baru
Viral Anak Main Keluar dari Sunroof Saat Mobil Jalan: Ahli Sebut Ini Bukan Gaya-Gayaan Tapi Nyawa Taruhannya!
Tesla Kalah Saing di China, BYD dan Xiaomi Jadi Favorit Baru Penggemar Mobil Listrik
Dorong Ekosistem Baterai EV, Indonesia Gandeng Raksasa Tambang Prancis
Dituding Praktik Perbudakan, Raksasa EV China BYD Digugat Jaksa Brasil Rp740 Miliar