Baca Juga: Presiden Prabowo Adakan Glamping untuk Kepala Daerah dengan Anggaran Rp10 M di Tengah Efisiensi
Oleh karena itu, ia mengajak masyarakat untuk tidak sekadar menyerah atau mencari jalan keluar dengan "kabur," tetapi juga berusaha mencari solusi yang bisa memperbaiki keadaan bersama.
Fenomena "Kabur Aja Dulu" ini menunjukkan bahwa ada keresahan yang nyata di tengah masyarakat. Namun, alih-alih menjadikannya sebagai tanda keputusasaan, Anies melihatnya sebagai bentuk refleksi dan pencarian solusi.
Baca Juga: NU Tegaskan Haram! Bergabung dalam Konflik Negara Lain Termasuk Palestina Bisa Memperbesar Fitnah!
“Setiap generasi punya tantangannya sendiri. Yang penting adalah bagaimana kita memilih untuk menghadapi tantangan itu—dengan pergi dan tetap berkontribusi, atau dengan bertahan dan berjuang dari dalam negeri,” pungkasnya.