INSIBERNEWS - Deretan artis dan influencer dipilih oleh Presiden Prabowo untuk menjadi staf khusus (stafsus).
Pengangkatan stafsus ini dilakukan oleh Presiden Prabowo pada Rabu (12/2/2025).
Namun kebijakan Presiden Prabowo dalam mengangkat stafsus menuai kontra publik.
Baca Juga: NU Tegaskan Haram! Bergabung dalam Konflik Negara Lain Termasuk Palestina Bisa Memperbesar Fitnah!
Bahkan bukan hanya publik saja yang mengkritik pengangkatan stafsus.
Dipantau INsibernews dari pernyataan Ketua Badan Anggaran DPR Said Abdullah, pihaknya berharap pemerintah mengerem pengangkatan stafsus.
Karena jika pemerintah menghentikan penambahan stafsus maka tindakan ini akan sejalan dengan tujuan efisiensi anggaran.
“Harapan saya ketika efisiensi dilakukan sedemikian rupa, mohon dengan segala kerendahan hati, pemerintah bisa setidaknya mengerem stafsus-stafsus yang ada supaya di publik juga elok,” ujar Said Abdullah.
Pernyataan ini disampaikan oleh Said Abdullah di Gedung DPR RI pada Rabu (12/2/2025).
Pengangkatan stafsus oleh pemerintah belakangan ini menuai kritik, karena dinilai tidak sejalan dengan kebijakan efisiensi anggaran yang tengah dijalankan.
Dalam konteks upaya penghematan dan pengelolaan anggaran negara yang lebih baik, keputusan untuk menambah jumlah stafsus justru menambah beban anggaran.
Artikel Terkait
Efisiensi Anggaran di Bidang Pendidikan Dinilai Pertaruhkan Masa Depan Anak Bangsa
Miris! Sebelum Adanya Efisiensi Anggaran Pendidikan Indonesia Tidak Mencapai Mandat Konstitusi
Akibat Efisiensi Anggaran Kemenkes, Ada Subsidi BPJS yang Berpotensi Dicabut
Waduh! Akibat Efisiensi Anggaran, MK hanya Bisa Gaji Pegawai hingga Mei
Badan Gizi Nasional Kena Efisiensi Anggaran Prabowo, Apa Dampaknya ke Program Makan Bergizi Gratis?