Iran, yang merasa semakin tersudut, menuduh AS menggunakan kelompok pemberontak seperti Hay'at Tahrir al-Sham untuk menggulingkan kekuatan yang mereka anggap penting untuk menjaga stabilitas politik kawasan.
"Jenderal tertinggi Iran memperingatkan bahwa lonjakan aktivitas teroris di Suriah baru-baru ini adalah bagian dari skema Amerika-Israel yang lebih besar," ujar pejabat tersebut, menyiratkan bahwa AS dan Israel memiliki peran dalam ketidakstabilan yang terjadi di Suriah.
Baca Juga: Ratusan Pemain Sepak Bola Tewas, Termasuk Dua Bersaudara Berbakat
Dengan kejatuhan al-Assad, Iran menghadapi tantangan besar dalam mempertahankan pengaruhnya di kawasan.
Namun, meskipun situasi semakin memburuk, Iran tetap bersikeras bahwa mereka akan terus memperjuangkan "poros perlawanan" yang dipimpin oleh Khamenei.