Iran, yang merasa semakin tersudut, menuduh AS menggunakan kelompok pemberontak seperti Hay'at Tahrir al-Sham untuk menggulingkan kekuatan yang mereka anggap penting untuk menjaga stabilitas politik kawasan.
"Jenderal tertinggi Iran memperingatkan bahwa lonjakan aktivitas teroris di Suriah baru-baru ini adalah bagian dari skema Amerika-Israel yang lebih besar," ujar pejabat tersebut, menyiratkan bahwa AS dan Israel memiliki peran dalam ketidakstabilan yang terjadi di Suriah.
Baca Juga: Ratusan Pemain Sepak Bola Tewas, Termasuk Dua Bersaudara Berbakat
Dengan kejatuhan al-Assad, Iran menghadapi tantangan besar dalam mempertahankan pengaruhnya di kawasan.
Namun, meskipun situasi semakin memburuk, Iran tetap bersikeras bahwa mereka akan terus memperjuangkan "poros perlawanan" yang dipimpin oleh Khamenei.
Artikel Terkait
6 Desain Kamar Anak Minimalis Bertema Fantasi yang Unik dan Inspiratif untuk Si Kecil
UMP DKI Jakarta 2025 Naik 6,5 Persen, Kini Jadi Rp5,39 Juta
Ratusan Pemain Sepak Bola Tewas, Termasuk Dua Bersaudara Berbakat
Beuh Nikmatnya Pepes Peda Ini, Bikin Makan Makin Lahap, Rasanya Endolita, Cara Buatnya Cuman di Kukus Saja
Resmikan Flyover Madukoro, Prabowo Ungkap Infrastruktur Merupakan Hal Penting untuk Konektivitas dan Ekonomi
Apple Siap Investasi Besar di Indonesia, iPhone 16 Jadi Bisa Dijual
Serahkan DIPA 2025, Puan Maharani Ingatkan Pentingnya Anggaran untuk Rakyat
Pendaftaran SNPMB 2025 Dibuka, Tiga Jalur Seleksi untuk Masuk PTN
SNPMB 2025: Panduan Pendaftaran dan Bantuan KIP Kuliah Untuk Calon Mahasiswa Kurang Mampu
Korea Utara Sebut Dekrit Darurat Militer Korsel Sebagai Tindakan Fasis Rezim Yoon Suk Yeol