Ia juga mengatakan Biden telah menyerukan kepada para pemimpin dunia lainnya untuk ikut meningkatkan kontribusi mereka dalam membantu negara-negara miskin.
"Ini adalah langkah awal. Presiden Biden akan terus mendorong kolaborasi internasional yang lebih besar" kata Finer.
Baca Juga: Usai Pertandingan Keenam, Ini Klasemen Grup A Kualifikasi Piala Dunia 2026 Zona Asia
Di sisi lain, Donald Trump, yang akan segera menjabat, selama kampanye menyatakan akan meninjau banyak kebijakan yang diterapkan Biden.
Salah satu langkah awal Trump adalah menunjuk Elon Musk untuk memimpin Departemen Efisiensi Pemerintah yang bertugas mengurangi pemborosan anggaran negara.
Hal ini memunculkan kekhawatiran bahwa inisiatif bantuan Biden bisa saja terhenti.
Dengan adanya dinamika politik ini, nasib bantuan sebesar USD4 miliar itu masih menjadi tanda tanya.
Namun, jika berhasil direalisasikan, langkah ini dapat menjadi kontribusi penting AS dalam mendukung pembangunan dan stabilitas di negara-negara miskin.
Biden berharap upaya ini dapat menjadi warisan kebijakannya yang membawa dampak positif bagi dunia.