INSIBERNEWS - Demo dilakukan oleh sejumlah warga miskin kota diantaranya adalah warga Kampung Bayam dan warga Kampung Aquarium yang menilai bahwa Pilgub Jakarta tidak sesuai dengan aspirasi warga.
Sehingga nantinya mereka tidak bisa menggantungkan nasib kepada para calon pemimpin daerah terpilih dari Pilgub Jakarta karena dinilai kurang memperhatikan warga miskin kota.
Oleh sebab itu warga miskin kota melakukan demo dengan menyerukan akan melakukan gerakan coblos semua Paslon pada Pilgub JakartaBaca Juga: Cara Mendapatkan 100 Juta untuk Karyawan Gaji UMR dalam Setahun: Strategi Efektif
Hal ini dilakukan oleh warga miskin kota sebagai bentuk protes kepada pemerintah yang dinilai hanya berpihak kepada kaum elite saja.
Jika gerakan coblos semua Paslon dilakukan pada Pilkada Jakarta maka suara mereka akan dianggap tidak sah dalam pemilu.
Dilansir InsiberNews dari akun Instagram @matanajwa (24/9/2024), Urban Poor Consortium, Andi menyampaikan dalam demo bahwa warga Kampung Bayam memiliki masalah tidak bisa masuk ke kampung susun.
Baca Juga: Fadly Faisal Dekat Dengang Maudy Effrosina, Sekarang Rebecca Klopper Disebut Makin Bahagia
Masalah tersebut berlarut-larut tidak kunjung diurus oleh pemerintah daerah setempat.
“Ada teman-teman Kampung Bayam yang sampai hari ini belum bisa masuk ke kampung susun karena pemerintah tidak segera memberikan akses kepada warga untuk bisa masuk,” ungkap Andi.
“Padahal sudah ada penetapan melalui SK Walikota bagi calon penghuni warga Kampung Bayam,” lanjutnya.
Baca Juga: Menurut Survei LSI, Begini Pengaruh Anies Baswedan di Pilgub DKI Jakarta 2024
Di sisi lain, ada pun warga Kampung Aquarium yang terkendala masalah pembangunan kampung susun.
Terkendalinya pembangunan tersebut karena warga miskin kota tidak mendapat perhatian penuh dari pemerintah daerah.