Menurut Budi Prasetyo, Ahmad Zaini diamankan di rumah dinasnya, sementara pihak lain ditangkap di beberapa lokasi berbeda di wilayah Lombok Barat.
Seluruh pihak yang diamankan kemudian menjalani pemeriksaan awal di Markas Brimob Lombok Barat sebelum dibawa untuk proses hukum lebih lanjut.
Baca Juga: Kawal Ketat Truk Tangki, Pertamina dan Polda Jamin Stok BBM di Sumut Aman Terkendali
Penyelidikan awal KPK mengarah pada dugaan penerimaan suap yang berkaitan dengan proyek-proyek di lingkungan Pemerintah Kabupaten Lombok Barat.
Selain mengamankan para pihak, penyidik juga menyita sejumlah barang bukti berupa uang tunai dan dokumen yang diduga berkaitan dengan perkara tersebut.
KPK belum mengungkap nilai pasti uang yang disita. Namun, lembaga antirasuah memastikan nominal uang yang diamankan mencapai ratusan juta rupiah.
Baca Juga: Siap-Siap! DJP Kini Incar Warga yang Belum Punya NPWP Lewat Aturan Baru
Proses penyidikan masih terus berlangsung untuk mendalami aliran dana, keterlibatan pihak lain, serta mekanisme dugaan suap dalam proyek-proyek pemerintah daerah tersebut. ***