news

Skandal MBG Memanas, Motor Listrik hingga Tablet Diduga Jadi Objek Korupsi

Kamis, 18 Juni 2026 | 11:59 WIB
Kejagung Tahan Mantan Kepala BGN Dadan Hindayana. (Istimewa)

Namun, perusahaan tersebut diduga tidak memenuhi persyaratan sebagai vendor karena tidak memiliki jaringan dealer maupun bengkel aktif sebagaimana ketentuan yang berlaku. Selain itu, penyidik juga menemukan indikasi kenaikan harga yang tidak wajar dalam proyek tersebut.

Tak hanya pengadaan motor listrik, penyidik turut menelusuri sejumlah proyek lain yang diduga bermasalah.

Beberapa di antaranya meliputi:

  • Pengadaan 32.000 pasang sepatu yang diduga tidak sesuai spesifikasi serta mengandung unsur mark up.
  • Pengadaan 31.994 unit tablet yang dinilai tidak memenuhi ketentuan dan terindikasi mengalami penggelembungan harga.
  • Pengadaan 5.400 unit televisi yang juga diduga tidak sesuai aturan serta memiliki selisih harga yang mencurigakan.

Baca Juga: AS Siap Guyur Iran Rp5 Kuadriliun Jika Sepakat Tinggalkan Nuklir

Temuan-temuan tersebut memperkuat dugaan adanya penyimpangan dalam pengelolaan anggaran Program Makan Bergizi Gratis yang semestinya ditujukan untuk mendukung pemenuhan gizi masyarakat.

Kejagung memastikan penyidikan masih terus berkembang dan tidak menutup kemungkinan adanya pengusutan terhadap pihak lain yang diduga terlibat.

Penyegelan gudang motor listrik di Bogor menjadi salah satu langkah penting untuk mengamankan aset dan memperkuat pembuktian dalam kasus yang kini menjadi perhatian publik tersebut.

Baca Juga: Bahlil Klaim RI Tak Lagi Bergantung Minyak Timur Tengah meski Selat Hormuz Dibuka

Kasus ini sekaligus menyoroti pentingnya transparansi dan pengawasan dalam pengelolaan anggaran negara, khususnya pada program-program strategis yang menyangkut kepentingan masyarakat luas. ***

Halaman:

Tags

Terkini