Siasat Keji Remaja 14 Tahun di Nabire, Bunuh dan Bakar Mantan Pacar Gegara Takut Rahasia Terbongkar

Photo Author
- Senin, 3 Agustus 2026 | 13:04 WIB
Ilustrasi Garis Polisi (Foto : istimewa)
Ilustrasi Garis Polisi (Foto : istimewa)

INSIBERNEWS - Kasus pembunuhan sadis yang melibatkan anak di bawah umur kembali mengguncang publik, kali ini terjadi di Kabupaten Nabire, Papua Tengah. Seorang remaja laki-laki berinisial A (14) nekat menghabisi nyawa dan membakar jenazah mantan kekasihnya, CK (15).

Aksi keji ini terungkap usai jasad korban ditemukan oleh warga pada Kamis (30/7) malam, yang kemudian ditindaklanjuti secara sigap oleh jajaran Kepolisian Resor (Polres) Nabire hingga pelaku diringkus dalam kurun waktu kurang dari 24 jam.

Berdasarkan hasil penyidikan kepolisian, petaka ini berakar dari jalinan asmara remaja yang kandas namun diwarnai dengan ancaman serius. Keduanya diketahui mulai berpacaran sejak Mei lalu dan sempat melakukan hubungan intim di sebuah penginapan kawasan Zipur.

Nahas, hubungan itu hancur pada bulan Juni karena A ketahuan memacari siswi lain di sekolahnya. Merasa sakit hati dan tak terima, korban terus menekan dengan ancaman akan membongkar rahasia hubungan intim mereka kepada orang tua pelaku jika keinginannya tidak dipenuhi.

Baca Juga: Bak Jatuh Tertimpa Tangga, Korban Curanmor di Bekasi Malah Dikeroyok Pelaku dan Diintimidasi Oknum RT

Rentetan ancaman dari korban rupanya memicu rasa panik dan depresi mendalam pada diri tersangka yang masih belia tersebut. Walau sempat memblokir kontak korban demi menghindari masalah, bayang-bayang ketakutan justru mematikan akal sehatnya.

"Motif pelaku melakukan pembunuhan karena merasa takut sering kali korban mengancam pelaku akan melaporkan ke orang tua pelaku bahwa telah berhubungan badan dengan korban. Pelaku sudah merasa ketakutan sehingga dari situ timbul niat pelaku untuk membunuh korban," terang Wakapolres Nabire, Kompol Piter Kendek.

Tindak pidana ini mulai tercium aparat penegak hukum ketika ada warga yang melaporkan temuan mayat memilukan di semak-semak Jalan Waroki, dekat Pantai Naikere. Proses identifikasi awal di lapangan sempat menemui jalan buntu karena wajah korban rusak parah akibat paparan api.

Polisi lantas berkoordinasi dengan Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) untuk uji sidik jari, dibantu oleh konfirmasi keluarga korban dan rekaman kamera CCTV di sekitar lokasi yang merekam jejak pelarian tersangka.

Baca Juga: Jerit Warga di Balik Kebakaran TPS Ilegal Kramat Jati: Laporan JAKI Ditolak hingga Satu Orang Damkar Tewas

Saat tim gabungan yang dipimpin langsung oleh Wakapolres tiba di tempat kejadian perkara, pemandangan yang tersaji sangatlah tragis. Lantaran ketiadaan fasilitas ambulans khusus pada saat itu, petugas terpaksa mengevakuasi jasad korban yang malang tersebut menggunakan mobil patroli.

"Korban ditemukan dalam posisi tertelungkup dengan kondisi kepala, rambut, dan sebagian tubuh terbakar. Saat itu identitas korban belum diketahui," ujar Kompol Piter memberikan gambaran rinci penemuan awal.

Mirisnya, penyidik menemukan fakta bahwa aksi brutal ini bukan kebetulan semata, melainkan pembunuhan yang telah direncanakan secara matang. Pada malam kejadian, pelaku sempat mencoba menikam korban menggunakan pisau yang disiapkannya, tetapi gagal karena korban melawan keras.

Baca Juga: Terseret Skandal TPPU Eks Jampidsus Febrie Adriansyah, Advokat Senior Ali Nurdin Buka Suara Tepis Isu Miring

Halaman:

Editor: Varin Vaprilia Caroline

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X