INSIBERNEWS - Amerika Serikat dilaporkan menolak permintaan Israel untuk mengakses isi Nota Kesepahaman atau MoU antara Washington dan Teheran yang dimediasi Pakistan.
Dokumen tersebut menjadi perhatian besar karena akan menjadi dasar kesepakatan baru terkait Iran, Selat Hormuz, dan stabilitas kawasan Timur Tengah.
Penolakan itu muncul menjelang agenda penandatanganan resmi yang dijadwalkan berlangsung di Jenewa, Swiss, pada pekan ini.
Baca Juga: GEGER! Bau Nyengat Hebohkan Kontrakan di Pinang Ranti, Polisi Temukan Jasad Pria Sudah Busuk
Situasi tersebut sekaligus memperlihatkan adanya jarak politik antara pemerintahan Presiden AS Donald Trump dan Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu.
Laporan The Jerusalem Post menyebut Israel telah meminta akses terhadap isi memorandum sebelum dokumen itu diteken secara resmi. Namun, Washington disebut tidak memberikan izin kepada Tel Aviv untuk melihat rincian kesepakatan tersebut.
Koresponden diplomatik i24NEWS, Guy Azriel, juga menyampaikan konfirmasi mengenai penolakan tersebut.
Baca Juga: TRAGIS! Pejabat BKAD Purwakarta Tewas Bersimbah Darah, Polisi Dalami Plafon Jebol dan Jejak Digital
Ia menilai keputusan itu tidak biasa, mengingat AS dan Israel selama ini dikenal sebagai sekutu dekat dalam berbagai isu keamanan kawasan.
“Saya kini dapat mengonfirmasi bahwa Israel secara resmi meminta akses terhadap MoU Iran dan permintaan itu ditolak. Ini merupakan perkembangan yang luar biasa dan sangat tidak biasa antara dua sekutu dekat dalam isu keamanan nasional yang begitu penting,” tulis Azriel, dikutip dari TRT World, Rabu, 17 Juni 2026.
MoU tersebut dilaporkan telah ditandatangani secara elektronik oleh Trump, Wakil Presiden AS JD Vance, dan Ketua Parlemen Iran Mohammad Bagher Ghalibaf.
Baca Juga: Menteri Bahlil Bentuk Tim Khusus, Pasokan Batu Bara untuk PLN Jadi Sorotan
Kesepakatan itu disebut menjadi langkah awal untuk mengakhiri ketegangan antara AS dan Iran setelah periode konflik yang menekan kawasan.
Dalam dokumen tersebut, AS disebut sepakat mengakhiri blokade laut terhadap Iran, sementara Teheran memberikan komitmen untuk tidak mengembangkan senjata nuklir.
Artikel Terkait
Trump Klaim Kesepakatan Damai AS-Iran Akan Ditandatangani Hari Ini, Selat Hormuz Siap Dibuka Kembali
Damai AS-Iran Bikin Pasar Bernapas Lega, Harga Minyak Langsung Terkoreksi
Akhir dari Ketegangan? AS dan Iran Sepakat Damai, Selat Hormuz Siap Dibuka Kembali
Trump Bongkar Kesepakatan Damai Iran dan AS Nyaris Bubar Gara-Gara Netanyahu: Israel Bisa Hancur dalam Dua Jam
Damai AS-Iran Jadi Angin Segar, Purbaya Sebut Beban Subsidi Energi Bisa Berkurang
AS Siap Guyur Iran Rp5 Kuadriliun Jika Sepakat Tinggalkan Nuklir