G7 Perkuat Bantuan Militer untuk Ukraina, Kesepakatan AS-Iran Ikut Jadi Sorotan

Photo Author
- Rabu, 17 Juni 2026 | 20:04 WIB
Negara G7 Dukung Kesepakatan damai AS-Iran (Dok. AlexLMX)
Negara G7 Dukung Kesepakatan damai AS-Iran (Dok. AlexLMX)

INSIBERNEWS - Para pemimpin negara G7 kembali menegaskan komitmen mereka untuk memperkuat dukungan terhadap Ukraina.

Dalam pernyataan bersama seusai KTT di Prancis, kelompok negara maju itu berjanji menambah bantuan militer, termasuk sistem pertahanan udara dan kemampuan serangan jarak jauh.

Baca Juga: AS Tolak Buka Isi MoU Iran ke Israel, Hubungan Trump-Netanyahu Memanas!

Dukungan tersebut diberikan di tengah kekhawatiran bahwa perang berkepanjangan dengan Rusia masih akan memberi tekanan besar terhadap keamanan, infrastruktur, dan pasokan energi Ukraina. Karena itu, G7 menilai bantuan tambahan perlu segera dipercepat.

Para pemimpin G7 juga menyatakan dukungan penuh terhadap kedaulatan dan keutuhan wilayah Ukraina.

Mereka menegaskan bahwa posisi tersebut tidak berubah, meski situasi geopolitik global terus bergerak dan perhatian dunia ikut tersedot ke kawasan Timur Tengah.

Baca Juga: GEGER! Bau Nyengat Hebohkan Kontrakan di Pinang Ranti, Polisi Temukan Jasad Pria Sudah Busuk

Selain bantuan militer, G7 berkomitmen membantu Ukraina menghadapi musim dingin berikutnya.

Dukungan itu mencakup kebutuhan energi, perlindungan infrastruktur vital, serta upaya menjaga layanan dasar agar masyarakat tetap dapat bertahan di tengah konflik.

“Kami sepakat untuk memberikan dukungan lebih lanjut untuk membantu negara tersebut dapat melewati musim dingin berikutnya,” demikian bunyi pernyataan bersama G7.

Baca Juga: Bahlil Klaim RI Tak Lagi Bergantung Minyak Timur Tengah meski Selat Hormuz Dibuka

Dalam bidang pertahanan, G7 menyebut akan mempercepat pengiriman sistem pertahanan udara, rudal pencegat, serta peralatan yang dapat meningkatkan kemampuan militer Ukraina.

Mereka juga membuka peluang perpanjangan lisensi untuk membantu peningkatan produksi pertahanan di dalam negeri Ukraina.

Di sisi lain, tekanan terhadap Rusia juga akan diperkuat melalui sanksi tambahan. Sektor minyak dan gas Moskow menjadi salah satu sasaran utama karena dinilai masih menjadi sumber pembiayaan penting bagi Rusia dalam melanjutkan perang.

Halaman:

Editor: Varin Vaprilia Caroline

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X