news

Banjir Jakarta Mulai Surut, Tapi 5 RT di Jakut Masih Tergenang hingga 45 Cm

Sabtu, 31 Januari 2026 | 21:54 WIB
Kondisi salah satu rumah warga yang banjir karena hujan lebat (Foto : insibernews.com)

INSIBERNEWS - Banjir yang sempat merendam sejumlah wilayah Jakarta perlahan mulai surut, namun kondisi belum sepenuhnya pulih. Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DKI Jakarta mencatat hingga Sabtu siang (31/1/2026) pukul 11.00 WIB, masih ada lima rukun tetangga (RT) di Jakarta Utara yang tergenang banjir dengan ketinggian air maksimal mencapai 45 sentimeter.

Kepala Pelaksana BPBD Provinsi DKI Jakarta, Isnawa Adji, mengatakan pihaknya terus bergerak bersama instansi terkait untuk mempercepat penanganan genangan. Salah satu langkah yang dilakukan adalah penyedotan air di titik-titik banjir, sekaligus memastikan saluran air dan tali-tali air berfungsi normal agar air tidak kembali meluap.

“Kami bersama instansi terkait melakukan penyedotan genangan dan memastikan tali-tali air berfungsi dengan baik,” kata Isnawa dalam keterangannya di Jakarta, Sabtu (31/1/2026). Upaya ini dilakukan agar wilayah terdampak bisa kembali beraktivitas normal, terutama warga yang terdampak banjir sejak beberapa hari terakhir.

 Baca Juga: Warga Jabar Wajib Siaga! BMKG Prediksi Hujan Dominan, Garut-Tasik Berpotensi Petir

Berdasarkan data BPBD DKI, situasi banjir di ibu kota memang menunjukkan tren membaik. Sebelumnya, pada Sabtu pagi, tercatat masih ada sekitar 30 RT di Jakarta Timur, Jakarta Utara, dan Jakarta Selatan yang terendam dengan ketinggian air maksimal 50 sentimeter. Namun menjelang siang, jumlah titik genangan menyusut signifikan.

“Untuk saat ini, tepatnya pada Sabtu siang, dari data yang sama menunjukkan bahwa air yang menggenangi wilayah Jakarta tertinggi tinggal 45 cm,” ujar Isnawa. Meski begitu, warga di wilayah yang masih tergenang diminta tetap waspada karena banjir bisa bertahan lebih lama, tergantung kondisi cuaca dan aliran sungai.

BPBD menyebut banjir yang terjadi dipicu oleh beberapa faktor. Curah hujan tinggi menjadi pemicu utama, ditambah luapan Kali Angke dan Kali Nagrak yang memperparah kondisi. Kombinasi hujan deras dan luapan aliran sungai ini membuat sejumlah permukiman di Jakarta Utara kembali terdampak genangan.

 Baca Juga: Sempat Picu Kepanikan, Sirine Banjir di Bekasi Kini Diubah Jadi Pesan Waspada

Adapun lima RT yang masih terendam berada di dua kelurahan di Jakarta Utara. Rinciannya, satu RT berada di Kelurahan Kapuk Muara, sementara empat RT lainnya berada di Kelurahan Marunda. Wilayah ini menjadi titik yang masih membutuhkan penanganan intensif agar air benar-benar surut.

Tak hanya merendam permukiman, genangan juga dilaporkan muncul di ruas Jalan RE Martadinata, Kelurahan Papanggo, Jakarta Utara. Ketinggian air di lokasi tersebut mencapai sekitar 15 sentimeter. Kondisi ini berpotensi mengganggu lalu lintas, terutama kendaraan roda dua yang lebih rentan tergelincir saat melintasi jalanan tergenang.

 Baca Juga: Hujan Deras dan Kiriman Air, Banjir Kembali Rendam Tujuh Kecamatan di Bekasi

Dari sisi pengungsian, BPBD merinci jumlah warga yang masih bertahan di tempat penampungan. Di Jakarta Timur, pengungsi berada di SDN Kampung Melayu 01 dan 02 dengan total 66 kepala keluarga (KK) atau 187 jiwa. Sementara di Jakarta Utara, pengungsian terpusat di Masjid Nurul Jannah, Kelurahan Marunda, yang menampung 20 KK atau 40 jiwa.

BPBD DKI mengimbau masyarakat agar tetap berhati-hati dan tidak meremehkan potensi genangan susulan. Dalam kondisi darurat, warga diminta segera menghubungi layanan 112 yang dapat diakses gratis dan beroperasi selama 24 jam penuh. Langkah cepat ini dinilai penting untuk memastikan keselamatan warga, terutama di wilayah yang masih tergenang.

Tags

Terkini