"Identitas korban masih bisa terbaca. Kami mengambil sidik jari jempol tangan kiri dan membandingkannya dengan data pembandingan, dari situ kami bisa meyakini secara keilmuan bahwa yang bersangkutan adalah Florencia Lolita Wibisono," ujarnya.
Saat ini tim sar maupun tim pencaharian pertolongan sedang berusaha untuk menemukan korban lain dari kecelakan pesawat ATR 42-500 yang terjatuh di Maros, Sulawesi Selatan***