Teridentifikasi! Korban Kedua Pesawat ATR 42-500, Pramugari Florencia Lolita

Photo Author
Linda Yuliani, Insibernews
- Rabu, 21 Januari 2026 | 14:00 WIB
Korban kedua pesawat ATR 42-500 berjenis kelamin perempuan yang berhasil ditemukan, Florencia Lolita (Foto istinewa)
Korban kedua pesawat ATR 42-500 berjenis kelamin perempuan yang berhasil ditemukan, Florencia Lolita (Foto istinewa)

 

INSIBERNEWS - Tim Disaster Victim Indentification (DVI) Polri telah berhasil mengintifikasi korban kedua pesawat ATR 42-500 yang berjenis kelamin perempuan.

Pasalnya dalam pesawat ATR 42-500 milik Indonseia Air Transfortasi (IAT) mengangkut 10 penumpang. 7 merupakan kru kabin dan 3 merupakan penumpang.

Baca Juga: Suami Wamen Stella Christie Alami Kecelakaan di AS, Istana Minta KBRI Beri Pendampingan Penuh

Dari 10 penumpang, terdapat dua perempuan yang merupakan pramugari dari pesawat tersebut. Dua pramugari yaitu, Florencia Lolita dan Esther Aprilita.

Pada Senin (19/01) sekitar pukul 14.20 WITA Tim Sar telah berhasil menemukan korban kedua yang berjenis kelamin perempuan. 

Namun pada saat ditemukan, identitas korban belun diketahui apakah Florencia atau Esther. Korban tersebut ditemukan di area yang dipenuhi serpihan pesawat.

Baca Juga: Konflik Guru dan Siswa di SMKN Tanjabtim, Akademisi Nilai Ada Krisis Adab di Sekolah

Lebih lanjut Kepala Bidang Kedokteran dan Kesehatan Polda Sulawesi Selatan, Kombes Pol Muhammad Haris melakukan konferensi pers untuk mengungkap identitas korban stelah dilakukan pengecekan dari malam hingga pagi.

"Jenazah dengan nomor postmortem 62B.01 yang dicocokan dengan data antermortem AM004 terindentifikasi sebagai Florencia Lolita Wibisono," katanya dikutip INSIBENEWS, Rabu 21/01/2026.

Baca Juga: Jule Sempat Bikin Medsos Geger Dengan Penampilan Baru dan Pengakuan KDRT, Ia Buka Suara Memilih Menjadi Diri Sendiri

"Alamat korban Apartement Walk Tower A Unit 216 Bulo Gadung, Jakarta Timur. Identifikasi dilakukan melaui sidik jari, data gigi, properti, dan ciri medis," tambahtnya.

Haris mengungkap bahwa kondisi korban dalam keadan masih bagus sehingga pengecekan melalui sidik jari pun dapat terbaca dengan baik.

"jenazah masih dalam keadaan bagus sehingga sidik jarinya masih bisa terbaca. Kami langsung mengambil sisik jarinya dan dengan peralatan yang kami miliki,"

Baca Juga: Prabowo Tegaskan Soal Kemitraan Ekonomi Indonesia-Inggris yang Strategis dan Menguntungkan 

Halaman:

Editor: Linda Yuliani

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X