INSIBERNEWS - Pemerintah Provinsi DKI Jakarta melalui Dinas Perhubungan menyiapkan rekayasa lalu lintas khusus untuk mengantisipasi lonjakan mobilitas warga saat perayaan Malam Tahun Baru 2026. Langkah ini dilakukan demi menjaga kelancaran arus kendaraan dan keselamatan masyarakat.
Pengalihan arus lalu lintas akan diberlakukan secara situasional di sejumlah kawasan utama yang menjadi pusat perayaan. Wilayah Sudirman–Thamrin, Monas, Lapangan Banteng, hingga Blok M masuk dalam prioritas pengamanan lalu lintas karena diperkirakan dipadati warga.
Baca Juga: Lazis ASFA Salurkan Rp1,4 Miliar untuk Korban Banjir Bandang Balangan
Dishub DKI Jakarta menetapkan penutupan sejumlah ruas jalan mulai pukul 18.00 WIB hingga 01.00 WIB. Selama periode tersebut, kendaraan akan diarahkan ke jalur-jalur alternatif yang telah disiapkan untuk mendukung kelancaran perjalanan lintas wilayah.
Untuk mengurai kepadatan, beberapa rute alternatif disiapkan, di antaranya jalur Blok M–Harmoni, Pancoran–Slipi, Kampung Melayu–Tanah Abang, serta Manggarai–Karet. Pengalihan arus ini akan memanfaatkan koridor utama seperti Jalan Melawai, Gatot Subroto, HR Rasuna Said, hingga Sultan Agung.
Di kawasan Monumen Nasional (Monas), sebanyak 10 ruas jalan akan ditutup sementara. Jalan Medan Merdeka dan Majapahit termasuk di antaranya. Arus kendaraan dari dan menuju kawasan tersebut akan dialihkan melalui Senen, Gunung Sahari, Tugu Tani, hingga area Katedral.
Baca Juga: Alarm BNPT: Ratusan Anak Terpapar Radikalisme Lewat Game Online dan Media Sosial
Rekayasa lalu lintas juga diterapkan di sekitar Lapangan Banteng yang menjadi salah satu titik perayaan. Kendaraan yang biasanya melintas di kawasan ini akan diarahkan melalui Jalan Senen Raya, Gunung Sahari, serta Pejambon guna menghindari penumpukan kendaraan.
Sementara itu, di kawasan Panglima Polim dan Blok M, pengalihan arus dilakukan untuk mendukung kelancaran acara. Arus Fatmawati–Senayan dialihkan melalui Bulungan dan Kyai Maja, sedangkan Antasari–Senayan diarahkan lewat Iskandarsyah dan Pattimura.
Untuk pergerakan timur–barat di kawasan Blok M, kendaraan akan dialihkan melalui Jalan Trunojoyo dan Kyai Maja. Petugas Dishub dan kepolisian akan disiagakan di sejumlah titik untuk membantu pengendara dan memastikan rekayasa berjalan efektif.
Baca Juga: Banjir dan Longsor Aceh Lumpuhkan Listrik, PLN Sebut Kerusakan Lebih Berat dari Tsunami 2004
Dishub DKI Jakarta mengimbau masyarakat agar merencanakan perjalanan dengan baik, mematuhi rambu dan arahan petugas, serta memanfaatkan transportasi umum. Kerja sama pengguna jalan diharapkan dapat menciptakan perayaan Malam Tahun Baru 2026 yang aman, tertib, dan nyaman.***